Jumat 14 Jul 2023 15:25 WIB

Masya Allah, Bintang Mirip Matahari Telah Lahir, Lihat Wujudnya

Teleskop Webb berhasil memotret fenomena bintang spektakuler itu.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Natalia Endah Hapsari
Teleskop Antariksa James Webb berhasil menghadirkan foto spektakuler bintang-bintang mirip Matahari yang sedang dilahirkan.
Foto:

Ia melakukannya melalui kombinasi cahaya dan angin bintang yang terhubung dengannya. Ruang antarbintang dipenuhi dengan gas dan debu, yang pada gilirannya berfungsi sebagai bahan baku untuk bintang-bintang dan planet-planet baru.

"Foto Rho Ophiuchi yang dipotret Webb memungkinkan kita untuk menyaksikan periode yang sangat singkat dalam siklus kehidupan bintang dengan kejelasan baru. Matahari kita sendiri pernah mengalami fase seperti ini, dahulu kala, dan sekarang kita memiliki teknologi untuk melihat awal kisah bintang lain," kata ilmuwan proyek Webb, Klaus Pontoppidan.

Webb diluncurkan pada bulan Desember 2021 dari Guyana Prancis, dalam perjalanan sejauh hampir satu juta mil ke wilayah yang disebut titik Lagrange kedua. Foto full color pertamanya diungkap oleh Presiden Joe Biden pada 11 Juli 2022: pemandangan paling jelas dari alam semesta awal, sejak 13 miliar tahun yang lalu.

Gelombang berikutnya termasuk 'gunung' dan 'lembah' dari wilayah pembentukan bintang, yang dijuluki Cosmic Cliffs di Nebula Carina; dan pengelompokan lima galaksi yang terikat dalam tarian langit, yang disebut Stephan's Quintet.

Webb memiliki cermin utama berukuran lebih dari 21 kaki (6,5 meter) yang terdiri dari 18 segmen heksagonal berlapis emas, serta pelindung matahari lima lapis sebesar lapangan tenis.

Tidak seperti pendahulunya Hubble, teleskop ini beroperasi terutama pada spektrum inframerah, sehingga memungkinkannya untuk melihat lebih dekat ke masa lalu, dan menembus awan debu di mana bintang-bintang dan sistem planet terbentuk saat ini.

Penemuan-penemuan penting termasuk beberapa galaksi paling awal yang terbentuk beberapa ratus juta tahun setelah Big Bang, mengidentifikasi dengan resolusi yang belum pernah ada sebelumnya tentang komposisi atmosfer planet-planet di luar tata surya.

Webb memiliki bahan bakar yang cukup untuk misi selama 20 tahun, yang menjanjikan era baru astronomi. Teleskop ini akan segera bergabung dengan teleskop antariksa Euclid milik Eropa, yang diluncurkan pada tanggal 1 Juli dalam misi untuk menjelaskan dua misteri terbesar di alam semesta: energi gelap dan materi gelap.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement