Selasa 19 May 2020 09:56 WIB

Perbedaan Google Play Music dan YouTube Music

Google Play Music akan ditutup akhir tahun ini.

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Dwi Murdaningsih
Anak mendengarkan musik.
Foto:

Pengunggahan.

Kedua layanan mendukung pengunggahan musik Anda sendiri, tetapi ada perbedaan menangani masalah tersebut.

Google Music membuat file yang diunggah hampir tidak bisa dibedakan dari konten yang tersedia di platform. YouTube Music menempatkan unggahan pengguna ke bagian mereka sendiri yang sebagian besar ditutup dari bagian layanan streaming platform.

Unduhan

Pengguna dapat mengaktifkan unduhan cerdas, menentukan berapa banyak lagu yang ingin ditemukan secara otomatis di ponsel dan YouTube Music akan memberi Anda pilihan. Solusi otomatis memperbarui lagu setiap malam, sehingga pengguna dapat secara manual memilih apa yang akan diunduh jika mereka menginginkannya.

Play Music secara otomatis menyimpan lagu yang dimainkan data online, yang juga memberi pengguna beragam musik untuk didengarkan. Play Music juga lebih mudah karena  akan menyambung lagu-lagu berikutnya dalam antrian. YouTube Music hanya akan berhenti memainkan musik online segera setelah pengguna kehilangan koneksi.

Integrasi dan casting speaker cerdas

Play Music masih lebih unggul dalam hal speaker pintar buatan Google. Layanan ini memungkinkan pengguna memutar musik yang diunggah melalui suara di speaker Google Home.

Namun, YouTube Music tidak akan melakukannya, setidaknya itu akan memutar versi video YouTube dari sebuah lagu jika tersedia. Casting juga buka pilihan di aplikasi web YouTube Music.

Ada keluhan integrasi yang tepat YouTube Music. Pengguna perlu menggunakan aplikasi Sonos untuk mengirimkan konten dari layanan streaming. Di sisi lain, Google Play Music secara alami terintegrasi dengan sistem pihak ketiga dan memungkinkan pengguna menggunakan speaker langusng dari aplikasi.

Aplikasi web

Android Police menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk membuat kedua layanan tersebut terasa seasli mungkin di Mac dan Windows. Ini memungkinkan pengguna beralih di antara dua platform dan meskipun dukungan YouTube Music hanya dalam versi beta sekarang, tapi aplikasi itu berfungsi dengan baik.

Pengguna juga dapat menggunakan aplikasi web di browser atau membuat pengalaman berjendela khusus dengan mengklik menu tiga titik Chrome, more tools dan create shortcut (centang buka di jendela baru).

Disebutkan aplikasi web YouTube Music tidak setara dengan aplikasi seluler layanan, apalagi dengan situs web Play Music. Hal tersebut tidak dapat menampilkan musik ke speaker, nama artis tidak ditampilkan di sebelah lagu dalam kompilasi dan tidak ada hitungan bermain yang bisa dilihat di mana pun.

Aplikasi web juga belum memiliki akses Explore tab, yang menunjukkan pada hotlist lama pada pengguna. Google benar-benar harus memperbaiki situs web sebelum mematikan Play Music.

Integrasi YouTube

Ketika berlangganan artis di YouTube Music, pengguna juga berlangganan saluran YouTube mereka. Hal-hal ini menjadi semakin berantakan ketika pengguna berlangganan saluran yang hanya berfokus pada musik.

Beberapa lagu yang dimainkan melalui YouTube Music muncul di riwayat YouTube. Beberapa orang melaporkan hal yang sama. Daftar YouTube yang menyertakan video musik juga akan mengisi pustaka YouTube Music pengguna.

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement