REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG--Telkomsel memperluas layanan komersial 4G LTE ke Bandung. Bandungpun menjadi kota ketiga di Indonesia yang telah menikmati layanan 4G LTE.
''Bandung menjadi kota ketiga setelah Jakarta dan Bali,'' kata Direktur Utama Telkomsel, Ririk Ardiansyah di Bandung, Ahad (15/3). Setelah Bandung ada empat kota lain yaang akan menikmati layanan 4G LTE Telkomsel.
Empat kota lain yang akan mendapatkan akses 4G LTE adalah Surabaya, Medan, Makassar dan Manado. ''Semester pertama tahun ini diharapkan kita bisa menambah lagi empat kota baru,'' papar Ririk.
Peluncuran 4G LTE Bandung dilakukan bersama oleh Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika, Muhamad Budi Setiawan, Walikota Bandung Ridwan Kamil dan Direktur Inovation & strategic Portofolio Telkom, Indra Utojo dan Ririk Ardiansyah.
Bagaimana dengan semester dua tahun 2015? Apakah Telkomsel juga akan merambah kota lain. Ririk belum dapat memastikan. ''Kita akan lihat dulu bagaimana kebutuhan pasarnya. Kalau pasar membutuhkan kita menyediakan layanannya,'' ujar Ririk kemudian.
Salah satu masalah yang dihadapi operator dalam pengembangan layanan ini adalah tersedianya handset dengan harga terjangkau. Ponsel yang mendukung layanan 4G LTE masih masuk kategori premium dengan harga diatas Rp 3 juta.
Diharapkan ada ponsel 4G LTE dengan harga sekitar Rp 1 jutaan. ''Kalau sudah tersedia ponsel 4G LTE dengan harga sekitar Rp 1 jutaan, pertumbuhannya akan semakin cepat,'' kata Dirut Telkomsel.
Layanan 4G LTE dirilis Telkomsel sejak November tahun lalu. Untuk pengembangan layanan ini di tiga kota, Telkomsel telah membangun lebih dari 500 BTS 4G/LTE, yakni sekitar 300 di Jakarta, 120 di Bali dan 100 di Bandung. ''Untuk Bandung kami mampu mengcover seluruh kota Bandung in door maupun out door,'' kata Ririk.
Kehadiran 4G LTE Telkomsel di Bandung tak lepas perhelatan puncak Peringatan Ulang Tahun ke-60 Konferensi Asia Afrika yang akan digelar pada April mendatang. Bandung juga dikenal sebagai kota dengan netizen paling besar di Indonesia. Kehadiran layanan 4G LTE sekaligus mendukung konsep smart city yang tengah dikembangkan oleh Walikota Bandung, Ridwan Kamil.