Rabu 20 Sep 2023 14:24 WIB

Canggih, Kotoran Sapi Diubah Jadi Bakar Bakar Roket

Biometana cair dari kotoran sapi digunakan sebagai bahan bakar roket.

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Natalia Endah Hapsari
Sebuah perusahaan manufaktur bahan kimia Jepang, telah berupaya menciptakan biometana cair dari kotoran sapi untuk digunakan sebagai bahan bakar roket/Ilustrasi
Foto: VOA
Sebuah perusahaan manufaktur bahan kimia Jepang, telah berupaya menciptakan biometana cair dari kotoran sapi untuk digunakan sebagai bahan bakar roket/Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sebuah perusahaan manufaktur bahan kimia Jepang, telah berupaya menciptakan biometana cair dari kotoran sapi untuk digunakan sebagai bahan bakar roket. Ini berpotensi memberikan solusi bagi peternak sapi perah yang bergulat dengan tantangan pembuangan limbah.

Air Water Inc mengatakan akan mulai melakukan uji coba pada musim gugur. Bahan bakar akan dimuat ke dalam roket yang dibuat oleh perusahaan rintisan luar angkasa Interstellar Technologies Inc, yang berbasis di pulau paling utara Jepang, Hokkaido.

Baca Juga

Air Water telah memproduksi biometana cair di Hokkaido sejak 2021. Air Water memfermentasi kotoran dan urin di pabrik yang dibangun di peternakan sapi perah kota Taiki, sebelum mengangkut biogas yang dihasilkan ke pabrik di Obihiro. Metana kemudian dipisahkan dari produk, didinginkan dan dibuat menjadi biometana cair.

Roket membutuhkan bahan bakar cair untuk menghasilkan tenaga yang cukup untuk meluncur ke luar angkasa. Meskipun metana dengan kemurnian tinggi biasanya diproduksi menggunakan gas alam cair, perusahaan telah berupaya menciptakan metana dengan kualitas serupa melalui biogas yang bersumber dari limbah.

Interstellar Technologies akan melakukan tes untuk memastikan bahan bakar yang dibuat dari kotoran sapi dapat digunakan untuk perangkatnya, dan bertujuan untuk menggunakannya untuk roket ‘Zero’ dengan muatan satelit kecil.

“Kami ingin mengirim roket tersebut menggunakan energi netral karbon,” kata perwakilan dari Air Water dilansir dari Japan Today, Rabu (20/9/2023).

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement