Rabu 07 Jun 2023 14:08 WIB

Apa Saja Keunggulan Headset Apple Vision Pro yang Dibanderol Rp 52 Juta?

Apple Vision Pro adalah headset realitas campuran pertama yang diumumkan saat WWDC.

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Natalia Endah Hapsari
Dengan Vision Pro yang diikat ke wajah Anda, aplikasi akan tampak melayang di depan Anda.
Foto: EPA-EFE/JOHN G. MABANGLO
Dengan Vision Pro yang diikat ke wajah Anda, aplikasi akan tampak melayang di depan Anda.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA---Apple Vision Pro adalah headset realitas campuran pertama yang diumumkan selama konferensi pengembang tahunan 2023. Apple mengungkapkan bagaimana headset tersebut dapat mengubah produktivitas di meja, memperluar layar dari MacBook, dan menghadirkan layar seperti bioskop.

Headset yang membuat Apple bersaing ketat dengan produk saingan dari Meta dan HTC Vive akan diluncurkan pada tahun 2024 dengan harga 3.499 dolar AS atau Rp 52 juta.

Baca Juga

Pembeli di Amerika Serikat (AS) akan dapat menguji Vision Pro di Apple Store. Nantinya akan lebih banyak negara yang bisa mendapatkan headset pada tahun 2024.

Dengan Vision Pro yang diikat ke wajah Anda, aplikasi akan tampak melayang di depan Anda. Ini dapat mengikuti Anda berkeliling saat Anda bergerak di dunia nyata. Anda dapat mengecilkan dan memperluas ukuran aplikasi. Beberapa aplikasi dapat berjalan berdampingan, seperti memasang beberapa layar ke Mac Anda.

Tidak seperti iMac atau MacBook, Anda tidak dibatasi untuk melihat konten Anda dalam dua dimensi. Misalnya, render 3D ditempatkan pada permukaan seperti meja dengan pengguna Vision Pro yang dapat melihat sekeliling objek dari setiap sudut.

Anda juga dapat menonton film 3D, seperti Avatar: The Way Of Water, dengan objek yang tampak memanjang dari layar mengambang. Headset dirancang untuk bekerja dengan hampir semua perangkat terlaris Apple mulai dari Apple Watch hingga aksesori Mac, seperti Magic Keyboard.

Headset juga dapat menawarkan pengalaman yang tidak tersedia di produk Apple lainnya, seperti kemampuan mengambil foto dan video tiga dimensi. Dalam satu demo, Apple menunjukkan pemakai Vision Pro mengganti pesawat dengan pemandangan gurun yang tenang dengan layar besar seperti bioskop.

Apple akan menampilkan perkiraan wajah Anda di bagian luar Vision Pro sehingga orang lain dapat mengetahui saat Anda melakukan kontak mata dengan mereka. Jika Anda telah memutuskan untuk mengganti dunia nyata dengan dunia digital, mata Anda akan menghilang dari layar, sehingga orang tahu agar tidak mengganggu Anda.

Dilansir Express, Rabu (7/6/2023), Apple Vision Pro ditenagai oleh chipset baru yang dirancang khusus (R1) dan perangkat lunak realityOS baru yang dapat memetakan aplikasi berjendela dalam ruang tiga dimensi. Apple mengatakan headsetnya akan menawarkan resolusi maksimum 4K Ultra HD.

Bagi mereka yang berkacamata, perusahaan telah bermitra dengan Zeiss untuk membuat lensa korektif opsional yang dipasang ke headset dengan magnet. Headset menyatukan sejumlah layanan dan fitur.

Misalnya, Anda dapat menonton film dan serial dari Apple TV Plus, memainkan game dari Apple Arkade (dengan pengontrol PlayStation atau Xbox yang dipasangkan), dan membagikan apa yang Anda lakukan dengan teman dan keluarga melalui panggilan FaceTime dengan SharePlay. 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement