Senin 04 Mar 2019 12:00 WIB

Berapa Tingkat Radiasi Ponsel Anda?

Kebanyakan orang belum memperhatikan tingkat radiasi ponsel yang akan dibelinya.

Rep: Farah Noersativa/ Red: Reiny Dwinanda
Pria sedang menelepon. Radiasi ponsel dapat memengaruhi kesehatan penggunanya dalam jangka panjang. (Ilustrasi)
Foto: pixabay
Pria sedang menelepon. Radiasi ponsel dapat memengaruhi kesehatan penggunanya dalam jangka panjang. (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kebanyakan orang hanya mencermati spesifikasi dan juga harga sebelum membeli ponsel cerdas. Namun, ternyata ada beberapa hal penting yang harus dipertimbangkan lagi saat akan membeli sebuah ponsel pintar.

Dilansir di Gadgetsnow, Senin (4/3), konsumen disarankan untuk memperhatikan pula harga purnajual dari smartphone yang akan dibeli. Aspek lainnya yang tak kalah penting ialah pelayanan setelah pembelian dan tingkat radiasi.

Baca Juga

Dari kesemuanya, aspek yang disebut terakhir biasanya tak terlalu menjadi perhatian orang. Tingkat radiasi atau SAR value dari sebuah ponsel sebenarnya adalah alat pemancar frekuensi radio yang menghasilkan sebuah radiasi yang sebenarnya memiliki dampak membahayakan bagi kesehatan dalam jangka panjang.

Berikut adalah beberapa cara untuk mengetahui tingkat radiasi pada sebuah ponsel pintar.

Pertama, beberapa merek ponsel pintar telah menyebutkan tingkat SAR di buku petunjuk yang ada di dalam kotak perangkat. Ada juga beberapa merek yang hanya mencantumkan tingkat SAR secara sederhana di situs resmi mereka.

Berikut cara mudah yang bisa dilakukan pengguna untuk mengetahui nilai SAR pada ponselnya.

1. Buka ponsel pintar, lalu tekan menu dial atau mode menelepon.

2. Ketik kode *#07#.

3. Ponsel akan menampilkan tingkat SAR pada ponsel.

Pengguna juga bisa melakukan pengecekan terhadap beberapa hal lainnya, seperti nomor IMEI, hanya dengan melakukan cara yang sama dan menelepon kode lain.

1. Buka ponsel pintar, lalu tekan menu dial atau mode menelepon.

2. Ketik kode *#06#.

3. Ponsel lalu menampilkan nilai IMEI pada ponsel.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement