Rabu 01 Nov 2023 14:19 WIB

Aksi Mematikan Planet Raksasa, Bisa Gusur Planet Kecil

Planet gas raksasa dapat memiliki dampak yang mematikan.

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Natalia Endah Hapsari
Planet raksasa cenderung menggeser planet-planet kecil dari orbit mereka dan mengganggu iklimnya.
Foto: NASA
Planet raksasa cenderung menggeser planet-planet kecil dari orbit mereka dan mengganggu iklimnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa planet gas raksasa dapat memiliki dampak yang mematikan, menghalangi kemungkinan adanya kehidupan di planet mirip Bumi di tata surya lain. Planet raksasa tersebut cenderung menggeser planet-planet kecil dari orbit mereka dan mengganggu iklimnya.

Meskipun Jupiter, planet raksasa dalam tata surya kita, memainkan peran perlindungan penting dengan melindungi Bumi dari komet dan asteroid yang mungkin menabraknya, planet raksasa di tata surya lain tidak selalu memberikan perlindungan serupa kepada planet kecil yang ada di sekitarnya. Sebuah makalah yang diterbitkan dalam Astronomical Journal mengungkapkan bagaimana tarikan gravitasi planet-planet raksasa dalam sistem bintang terdekat dapat menyebabkan planet yang mirip Bumi keluar dari "zona layak huni."

Baca Juga

Zona ini merupakan jarak dari sebuah bintang yang memungkinkan adanya air cair di permukaan planet, kondisi yang penting bagi kehidupan. Penelitian ini mengambil contoh sistem bintang HD 141399 yang memiliki empat planet raksasa yang berjarak lebih jauh dari bintangnya, mirip dengan tata surya kita.

Seorang ahli astrofisika dari UC Riverside, Stephen Kane menjalankan simulasi komputer untuk memahami dampak dari keempat planet raksasa tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa hanya ada sedikit area di mana planet kecil seperti Bumi dapat tetap berada dalam orbit yang stabil tanpa terpengaruh oleh tarikan gravitasi planet raksasa.

“Seolah-olah mereka memiliki empat Jupiter yang bertindak seperti bola perusak, menghancurkan segalanya,” kata Kane, dilansir PHYS.org, Rabu (1/11/2023).

Namun, makalah lain yang terkait mengungkapkan bahwa tidak hanya planet raksasa yang dapat mengganggu zona layak huni. Sebuah planet besar di tengah zona layak huni dapat menyebabkan dampak serupa. Penelitian ini mengamati sistem bintang GJ 357 yang terletak sekitar 30 tahun cahaya dari Bumi.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa planet dalam sistem ini, GJ 357 d, berada dalam zona layak huni dan memiliki massa sekitar enam kali massa Bumi. Namun, studi terbaru menyarankan bahwa massanya mungkin lebih besar, sehingga membuatnya tidak cocok untuk mendukung kehidupan seperti yang kita kenal.

Penemuan ini mengingatkan jarangnya kondisi yang mendukung kehidupan di alam semesta. Meskipun kita dapat bersyukur atas konfigurasi tata surya yang memungkinkan kehidupan di Bumi, studi ini juga menunjukkan bahwa kita harus berhati-hati dalam mengasumsikan  planet di zona layak huni otomatis dapat menopang kehidupan.

“Pekerjaan kami memberi kita lebih banyak alasan untuk bersyukur atas konfigurasi planet tertentu yang kita miliki di tata surya kita,” ujar Kane. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement