Kamis 09 Mar 2023 13:57 WIB

Ini Bocoran Nama Kode Sistem Operasi Android 15

Seorang jurnalis bocorkan nama kode untuk OS Android 15 jauh sebelum perilisan.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Natalia Endah Hapsari
Para penggemar Android kini tengah menantikan dirilisnya sistem operasi (OS) Android 14. Namun, seorang jurnalis lepas malah memberikan bocoran nama kode untuk OS Android 15 jauh sebelum perilisannya/ Ilustrasi
Foto: Ubergizmo
Para penggemar Android kini tengah menantikan dirilisnya sistem operasi (OS) Android 14. Namun, seorang jurnalis lepas malah memberikan bocoran nama kode untuk OS Android 15 jauh sebelum perilisannya/ Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Para penggemar Android kini tengah menantikan dirilisnya sistem operasi (OS) Android 14. Namun, seorang jurnalis lepas malah memberikan bocoran nama kode untuk OS Android 15 jauh sebelum perilisannya, yakni "Vanilla Ice Cream".

Nama kode tersebut melanjutkan tradisi kode bertema makanan penutup. "Ini sedikit lebih awal dari biasa, tetapi tampaknya nama kode pencuci mulut internal untuk Android 15 telah terungkap: "Vanilla Ice Cream",'' kata jurnalis lepas Mishaal Rahman di Twitter, seperti dikutip dari laman Express, Kamis (9/3/2023)

Baca Juga

Untuk sementara ini, hanya itu yang bisa diketahui dari OS Android 15. Sedangkan, Android 14 yang akan hadir terlebih dahulu dijuluki "Upside Down Cake" alias kue terbalik. Awal Februari, Google sudah mengungkap versi pratinjau pertamanya.

Rilisan pertama itu menawarkan tampilan awal pada versi Android 14 berikutnya untuk pengujian, pengembangan, dan umpan balik. Rilisan versi kedua dijadwalkan akhir Maret 2023. Ada sejumlah peningkatan pada sistem operasi Android 14.

Beberapa di antaranya adalah masa pakai baterai yang lebih baik, peningkatan aksesibilitas, dan aplikasi yang lebih sedikit. Fitur menarik lainnya yang dinanti adalah konektivitas satelit, membuat ponsel Android terbaru bisa menyaingi jajaran Apple iPhone 14.

Dengan fitur itu, pengguna hanya perlu mengarahkan ponsel ke langit dan mengirim pesan saat tidak ada sinyal seluler. Kemungkinan hadirnya fitur tersebut sempat menimbulkan banyak kehebohan, meski masih belum dirilis untuk sementara waktu.

Insinyur perangkat lunak Hiroshi Lockheimer, yang merupakan salah satu anggota tim pendiri Android di Google juga sangat bersemangat dengan fitur itu. Lewat Twitter, dia tak sabar membuat pengguna bisa memiliki ponsel yang dapat terhubung ke satelit.

"Saat kami meluncurkan G1 pada tahun '08, sangat sulit untuk membuat 3G + Wifi berfungsi. Sekarang kami merancang untuk satelit. Keren! Bersemangat untuk mendukung mitra kami mengaktifkan semua ini di versi Android berikutnya!" ujar Lockheimer.

Ada area lain di mana Android bisa bersaing ketat dengan Apple. Meskipun sebagian penggemar Android mengakui pengalaman tablet layar Apple lebih besar dan lancar daripada yang ditawarkan Google sejauh ini, Android 14 akan mempersempit kesenjangan itu.

Caranya, dengan menawarkan alat yang berfokus pada pengembang untuk membantu fluiditas aplikasi. Android 14 kemungkinan juga akan mencegah penginstalan aplikasi lawas. Artinya, pengguna bisa jadi tidak dapat mengunduh aplikasi apa pun yang dibuat untuk OS Android 5.1 Lollipop atau lebih lama.

Keputusan itu akan membantu meningkatkan keamanan perangkat dan sistem operasi secara keseluruhan. Saat ini, sistem operasi terkini yang sudah dirilis ke publik adalah Android 13, yang juga memiliki nama kode bertema kudapan manis, yakni Tiramisu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement