Senin 09 Jan 2023 16:03 WIB

Rapat Ala Metaverse, Seperti Apa?

Rapat di Metaversi menghadirkan ruang kolaboratif bersama.

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Natalia Endah Hapsari
 Sejumlah orang mencoba pengalaman virtual reality (VR) selama Dubai Metaverse Assembly di Museum of the Future di Gulf emirate of Dubai, Uni Emirat Arab. (ilustrasi)
Foto: EPA-EFE/ALI HAIDER
Sejumlah orang mencoba pengalaman virtual reality (VR) selama Dubai Metaverse Assembly di Museum of the Future di Gulf emirate of Dubai, Uni Emirat Arab. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, LAS VEGAS – Acara teknologi tahunan Consumer Electronics Show (CES) 2023 sedang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat (AS) sejak Kamis lalu. Banyak perusahaan teknologi yang memamerkan produk terbarunya.

Salah satu perubahan yang terlihat di CES kali ini adalah perubahan menuju pekerjaan hibrid dan jarak jauh dalam segala hal. Dalam ajang ini juga menampilkan gaya manusia bekerja yang berubah mengikuti perkembangan teknologi.

Baca Juga

Satu di antaranya adalah dengan menghadirkan konsep rapat di Metaverse. Konsep metaverse adalah ruang kolaboratif bersama saat seseorang dapat berpartisipasi melalui beberapa cara, yaitu virtual atau augmented reality (AR), tampilan 3D, laptop standar, tablet, dan layar ponsel. Dell telah menjadi pemimpin dalam memamerkan karya konsep dan prototipe selama CES dan tahun ini, Concept Nyx (nama yang sama yang digunakan Dell untuk prototipe game) menangani versi metaverse tersebut secara langsung.

Pada pratinjau pra-CES, pengunjung dapat berpartisipasi dalam rapat buatan dengan membuat avatar 3D untuk dilihat orang lain dan duduk di depan layar autostereoscopic (memungkinkan Anda melihat dalam 3D tanpa kacamata khusus) yang memberi tampilan 3D dari sebuah proyek.

Setelah itu, pengunjung mengenakan headset VR agar mereka benar-benar berada di ruang bersama dan menulis di papan tulis dengan pengontrol VR. Lalu mereka juga dapat menggunakan tablet untuk berinteraksi dengan versi dunia nyata dari papan tulis yang sama, tetapi tanpa menggunakan headset.

 

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement