Senin 02 Jan 2023 23:53 WIB

Pesawat Ruang Angkasa Artemis I Orion NASA Kembali ke Kennedy Space Center

NASA berencana menghapus boneka uji yang dikirim dalam misi ke bulan tersebut.

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Natalia Endah Hapsari
Roket SLS dengan kapsul Orion, bagian dari misi Artemis 1, sedang diangkut dari Gedung Perakitan Kendaraan NASA ke pad 39B di Kennedy Space Center di Merritt Island, Florida, AS, awal 04 November 2022. Misi Artemis 1 adalah uji terbang tanpa awak pesawat ruang angkasa Orion dan peluncuran pertama SLS. Artemis adalah misi luar angkasa berkelanjutan yang dijalankan oleh NASA dengan tujuan mendaratkan astronot wanita pertama dan astronot kulit berwarna pertama di Bulan. Ini adalah misi Bulan berawak pertama badan antariksa AS sejak Apollo 17 pada tahun 1972.
Foto: EPA-EFE/CRISTOBAL HERRERA-ULASHKEVICH
Roket SLS dengan kapsul Orion, bagian dari misi Artemis 1, sedang diangkut dari Gedung Perakitan Kendaraan NASA ke pad 39B di Kennedy Space Center di Merritt Island, Florida, AS, awal 04 November 2022. Misi Artemis 1 adalah uji terbang tanpa awak pesawat ruang angkasa Orion dan peluncuran pertama SLS. Artemis adalah misi luar angkasa berkelanjutan yang dijalankan oleh NASA dengan tujuan mendaratkan astronot wanita pertama dan astronot kulit berwarna pertama di Bulan. Ini adalah misi Bulan berawak pertama badan antariksa AS sejak Apollo 17 pada tahun 1972.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Setelah menyelesaikan perjalanan 1,4 juta mil ke Bulan dan kembali pada awal Desember lalu, pesawat ruang angkasa Artemis I Orion milik Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) telah kembali ke Kennedy Space Center.

Kepulangannya terjadi pada 30 Desember ketika Artemis 1 jatuh di Samudra Pasifik pada 11 Desember. Setelah kapal penjelajah USS Portland menemukan kendaraan tak berawak dan membawanya ke Pangkalan Angkatan Laut San Diego pada tanggal 13 Desember, kapsul tersebut memulai perjalanan darat ke Florida keesokan harinya.

Baca Juga

Perjalanan pemecahan rekor Artemis I dimulai pada 16 November dengan peluncuran malam hari yang tak terlupakan. Sekarang setelah Orion kembali ke Kennedy Space Center, NASA akan melepas pelindung panas pesawat ruang angkasa sehingga dapat melakukan analisis ekstensif terhadap komponen tersebut.

Analisis itu juga bisa menjawab bagaimana nasibnya selama masuk kembali ke atmosfer. Ke depannya NASA akan menghapus boneka uji yang dikirim ke Orion Moonikin Campos yang bertugas mengumpulkan data tentang perjalanan ke Bulan. “Artemis I adalah langkah maju yang besar sebagai bagian dari upaya eksplorasi bulan NASA dan persiapan untuk misi selanjutnya," kata NASA, dilansir Engadget.

Meskipun Artemis II tidak akan diluncurkan paling cepat hingga 2024, masih banyak yang bisa dinantikan antara 2023 dan tahun depan. NASA berjanji akan mengumumkan empat awak misi tersebut sekitar awal 2023. Artemis II akan menyiapkan tahap pendaratan manusia pertama di bulan sejak akhir program Apollo pada tahun 1972 dan akhirnya menjadi kehadiran permanen NASA di bulan. 

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement