Selasa 01 Nov 2022 13:41 WIB

BRIN: 3 November Indonesia Alami Fenomena Tengah Hari Datang Lebih Awal

Matahari terbit lebih cepat pada 3 November.

Siluet puncak Gunung Rinjani terlihat jelas saat matahari terbit dari Kota Mataram, NTB, Sabtu (14/8/2021). Pada 3 November 2022, Indonesia mengalami fenomena tengah hari terjadi lebih awal. Itu ditandai dengan terbitnya matahari lebih cepat dari biasanya.
Foto:

Saat kemiringan sumbu Bumi menjauhi titik setimbang menuju simpangan maksimumnya (September-Desember dan Maret-Juni), Matahari akan transit lebih cepat. Sedangkan, saat kemiringan sumbu Bumi menjauhi simpangan maksimum menuju titik setimbang (Juni-September dan Desember-Maret), Matahari akan transit lebih lambat.

Kelonjongan orbit Bumi terjadi saat orbit Bumi tidak sepenuhnya lingkaran sempurna, namun berbentuk elips dengan kelonjongan 1/60. Keadaan itu juga biasanya disebut dengan aphelion.

Saat Bumi menjauhi titik perihelion menuju aphelion (Januari-Juli), Matahari akan transit lebih lambat. Sedangkan, saat Bumi menjauhi titik aphelion menuju perihelion (Juli-Januari), Matahari akan transit lebih cepat. Itu membuat Matahari akan transit lebih cepat pada September-Desember dengan puncaknya pada awal November.

Waktu tengah hari untuk daerah-daerah di Indonesia beragam, di antaranya Jakarta pada 11.36 WIB, Bandung pada 11.33 WIB, Yogyakarta pada 11.22 WIB, Semarang pada 11.21.52 WIB, Surabaya pada 11.12 WIB, Palembang pada 11.44 WIB, Bandarlampung pada 11.42 WIB.

Kemudian, Denpasar pada 12.02 Wita, Labuan Bajo pada 11.44 Wita, Kupang pada 11.29 Wita, Manado pada 11.24 Wita, Makassar pada 11.45 Wita, Samarinda pada 11.54 Wita, Merauke pada 11.29 WIT, Manokwari pada 11.47 WIT, dan Jayapura pada 11.20 WIT.

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement