Senin 30 May 2022 13:16 WIB

Bos Nokia Sebut Teknologi 6G Bisa Bikin Manusia Jadi Mirip Robot

Bos Nokia yakin konektivitas 6G akan tersedia luas pada 2030.

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Dwi Murdaningsih
Jaringan internet (ilustrasi).
Foto: Www.freepik.com
Jaringan internet (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, DAVOS -- CEO NOKIA Pekka Lundmark saat berbicara di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, menyatakan bahwa dia percaya teknologi nirkabel 6G akan tersedia secara luas pada 2030. Menurutnya, pada saat itu, smartphone tidak akan menjadi antarmuka yang paling umum. Sebab, semakin banyak perangkat yang dibangun langsung ke dalam tubuh kita, sehingga mengubah manusia menjadi semacam cyborg.

Dalam dekade ini, Lundmark membayangkan bahwa akan ada kembaran digital dari segalanya, yang mengakibatkan kebutuhan akan sumber daya komputasi yang besar.

Baca Juga

Rupanya, model kembar digital ini sangat penting karena memuungkinkan kita menganalisis apa yang terjadi di dunia fisik, mensimulasikan kemungkinan hasil, mengantisipasi kebutuhan, dan kemudian mengambil tindakan produktif kembali di dunia nyata.

Dilansir dari Techeblog, Senin (30/5/2022), ini berarti bahwa ponsel akan membutuhkan penyegaran untuk menangani konektivitas 6G.

Kepala Riset Sistem Radio di Nokia Bell Labs Harish Viswanathan mengungkapkan peran jaringan generasi berikutnya adalah penyatuan pengalaman Nokia di seluruh dunia fisik, digital, dan manusia.

“Sama seperti aplikasi saat ini yang dibangun di atas fondasi multimedia, kami membayangkan aplikasi masa depan menggunakan dunia digital sebagai kerangka kerja. Dunia kembar digital yang dinamis akan akurat, representasi resolusi tinggi dari dunia fisik dan/atau representasi dunia virtual,” kata Viswanathan.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement