Sabtu 08 Jan 2022 08:36 WIB

Sains Berutang Budi kepada Perempuan-Perempuan Ini

Banyak sekali perempuan yang berprofesi sebagai ilmuwan.

Marie Curie
Foto: Flickr Commons
Marie Curie

REPUBLIKA.CO.ID, Banyak sekali perempuan yang berprofesi sebagai ilmuwan. Karya-karya mereka pun terus akan diingat sepanjang masa. Berikut ini adalah daftar beberapa ilmuwan perempuan yang berjasa terhadap perkembangan sains:

Ada Lovelace, Matematika

Baca Juga

Terlahir tahun 1815, Ada Lovelace adalah pakar matematika yang menulis instruksi program komputer pertama pada pertengahan abad 18.

Ada termasuk ilmuwan paling pertama yang meyakini kalkulator memiliki kemampuan melebihi fungsinya sebagai alat menghitung. Namanya melambung setelah membantu pionir komputer, Charles Babbage, mengembangkan mesin komputasi pertama, Analytical Engine

Marie Curie, Fisika Nuklir

Marie Curie adalah perempuan pertama yang memenangkan hadiah Nobel. Dia yang pertama mendapat dua penghargaan bergengsi itu dan satu-satunya manusia yang memenangkan hadiah Nobel di dua bidang yang berbeda. Dilahirkan pada 1867, Curie termasuk ilmuwan paling dikenal dalam sejarah berkat risetnya di bidang radiasi nuklir dan penemuan dua elemen baru, yakni radium dan polonium.

Rosalind Franklin, Kimia

Rosalind Franklin tidak pernah mendapatkan hadiah Nobel, meski karyanya bernilai penting buat ilmu pengetahuan. Perempuan Yahudi asal Inggris ini berhasil mengungkap rahasia struktur molekuler DNA dan RNA. Berbekal hasil penelitian Franklin, dua ilmuwan lain, James Watson dan Francis Crick, berhasil menemukan DNA Heliks Ganda dan mendapat hadiah Nobel di bidang Kedokteran.

Dorothy Hodgkin, Kimia

Pionir Biokimia Inggris, Dorothy Hodgkin, berteman dekat dan sering bekerjasama dengan Franklin. Ia mengembangkan teknik Kristalografi protein yang mampu mengungkap struktur biomolekul dan menjadi perempuan ketiga yang memenangkan Nobel Kimia pada 1964. Lima tahun setelah kemenangannya itu, Hodgkin kembali mencatat sejarah sains setelah berhasil mengurai struktur Insulin.

sumber : DW
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement