Rabu 22 Nov 2017 03:07 WIB

Apple Watch Bisa Deteksi Dua Gangguan Kesehatan Ini

Rep: ADYSHA RAMADHANI/ Red: Winda Destiana Putri
Apple watch
Foto: Mashable
Apple watch

REPUBLIKA.CO.ID, Aplikasi Cardiogram pada Apple Watch memiliki kemampuan untuk mendeteksi ritme jantung abnormal yang bisa digunakan untuk memprediksi dan mencegah penyakit jantung. Kini, teknologi dalam aplikasi Cardiogram juga bisa dimanfaatkan untuk mendeteksi kondisi serius seperti gangguan apnea tidur dan hipertensi dengan akurasi tinggi.

Dengan memantau denyut jantung secara terus-menerus, Apple Watch dapat mendeteksi apnea tidur dengan akurasi 90 persen. Sedangkan akurasi untuk mendeteksi hipertensi diketahui sebesar 82 persen.

Studi menunjukkan bahwa kemampuan mendeteksi apnea tidur hingga hipertensi ini dapat menghemat waktu pengguna dan dokter. Salah satu alasannya, data yang terekam dalam Apple Watch ini dapat membantu dokter untuk membuat diagnosis lebih cepat dan memberikan terapi lebih dini jika ditemukan masalah.

Seperti diketahui, dalam situasi biasa, tes untuk apnea tidur hingga hipertensi biasanya harus didahului dengan munculnya gejala dan diagnosis terlebih dahulu. Namun, gejala-gejala apnea tidur hingga hipertensi biasanya baru dirasakan pasien ketika kondisi sudah cukup berat.

Studi untuk mengetahui akurasi Cardiogram ini dilakukan pada lebih dari enam ribu pengguna Apple Watch. Selama satu minggu hingga satu tahun, aplikasi ini terus merekam denyut jantung dan jumlah langkah kaki para pengguna.

Hasilnya, aplikasi ini bisa mendeteksi apnea tidur pada 1.016 pengguna Apple Watch. Sedangkan pengguna yang berhasil dideteksi dengan hipertensi berjumlah 2.230 orang.

"Dengan skrining terus-menerus, Anda bisa mengidentifikasi orang-orang dengan hipertensi yang mungkin tidak sadar mereka memiliki kondisi itu," terang Co Founder Cardiogram sekaligus ketua peneliti Johnson Hsieh, seperti dilansir Mail Online.

Dengan deteksi dini ini, tambah Hsieh, pengguna Apple Watch bisa segera mengunjungi dokter untuk mendapatkan diagnosis yang pasti secara medis. Jika terbukti, maka pengguna Apple Watch bisa lebih cepat mendapatkan terapi untuk menangani kondisi kesehatan mereka.

Hipertensi dan apnea tidur merupakan dua kondisi yang serius dan dapat menyebabkan komplikasi berbahaya. Hipertensi yang tak tertangani dengan baik misalnya, berisiko memicu terjadinya komplikasi jantung, stroke, penyakit ginjal hingga kerusakan pada mata.

Sedangkan apnea tidur yang tak tertangani dengan baik dapat meningkatkan risiko stroke. Apnea tidur merupakan sebuah gangguan tidur serius yang ditandai dengan terganggunya pernapasan saat tidur.

Menurut Hseih, hasil studi ini menunjukkan adanya manfaat positif dan menjanjikan dari penggabungan antara teknolgi wearable dan sensor denyut jantung. Ada banyak teknologi sensor denyut jantung yang bisa digunakan selain Cardiogram, salah satunya FitBits.

sumber : Center
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement