REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengelola situs penyedia informasi kuliner dan parawisata kudunyahoo.com menolak untuk mengganti nama alamat situs hingga batas waktu yang diberikan oleh Yahoo!.
Salah satu pemilik situs tersebut, Assaoralhaq menjelaskan, pihaknya tidak akan mengubah nama domain dengan menghapus 1 (satu) huruf “O” atau mengganti dengan nama lainnya.
Menurutnya, Penciptaan atau proses kreasi pemebentukan nama, logo dan warna atas situs www.kudunyahoo.com adalah melalui suatu proses yang telah dianalisa.
Dia pun menegaskan, tidak ada niat untuk meniru kosa kata yang ada pada Yahoo!. "Ketiadaan niat mendompleng ketenaran suatu nama. Pemilihan nama adalah berdasarkan daripada tujuan web yang memberikan informasi kepada orang Bandung,"jelasnya, dalam surat keberatan yang diajukan kepada Yahoo! tertanggal 29 September 2013 yang didapatkan RoL.
Selama ini, ujarnya, kudunyahoo.com menjadi referensi bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke Bandung ataupun berisi informasi tentang perjalanan-perjalanan. Oleh karena itu, situs ini menggunakan nama kudunyahoo yang berasal dari daerah sendiri yaitu Kota Bandung, dan berasal dari bahasa sunda.
"Kudunyahoo adalah 2 suku kata yang terdiri dari 2 kata kudu dan nyahoo (terlihat pada tampilan logo di situs) yang kalau digabungkan mengandung arti “sesuatu yang penting untuk diketahui” .
Penambahan 1 huruf vocal “O” didalamnya adalah dengan maksud suatu penegasan. Menurutnya, hal ini bisa diamati ketika adanya komunikasi menggunakan kata ini pada suku sunda khusunya dan masyarakat Jawa Barat pada umumnya.
"Selalu ada penekanan satu huruf vokal “O” di dalam kata tersebut untuk membuat seseorang lebih memperhatikan apa yang sedang atau ingin dibicarakan,"ungkapnya.
Selain itu kata nyahoo adalah suatu kata yang berasal dari kata dasar nyaho bukan yahoo. "Untuk itu keberatan pihak saudara atas nama web kami sangat tidak beralasan melihat unsur yang kami kemukakan dan perubahan itu sendiri akan merubah maksud dan tujuan dari web yang telah kami buat selama lebih dari 2 tahun."