Senin 19 Feb 2024 19:47 WIB

Pendarat Bulan Odysseus Mengirimkan Foto Pertama dari Luar Angkasa 

Odysseus membawa enam eksperimen NASA dan demonstrasi teknologi.

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Friska Yolandha
The NASA Nova-C lunar lander, encapsulated within the fairing of a SpaceX Falcon 9 rocket, part of the Intuitive Machines IM-1 mission, lifts up from the Launch Complex 39A at the Kennedy Space Center in Florida, USA, 15 February 2024. As part of NASA
Foto: EPA-EFE/CRISTOBAL HERRERA-ULASHKEVICH
The NASA Nova-C lunar lander, encapsulated within the fairing of a SpaceX Falcon 9 rocket, part of the Intuitive Machines IM-1 mission, lifts up from the Launch Complex 39A at the Kennedy Space Center in Florida, USA, 15 February 2024. As part of NASA

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pesawat ruang angkasa robotik Odysseus dari Intuitive Machines mengambil beberapa swafoto dengan latar belakang Bumi tak lama setelah peluncurannya pada 15 Februari di atas roket SpaceX Falcon 9. Gambar-gambar tersebut diambil tak lama setelah pemisahan dari tahap kedua SpaveX.

“Intuitive Machines berhasil mengirimkan gambar misi IM-1 pertamanya ke Bumi pada 16 Februari 2024. Gambar-gambar tersebut diambil tak lama setelah pemisahan dari tahap kedua @SpaceX dalam perjalanan pertama Intuitive Machines ke bulan di bawah inisiatif CLPS @NASA,” tulis perusahaan yang berbasis di Houston, Sabtu (17/2/2024) dalam postingan di X yang membagikan empat foto, dilansir Space, Senin (19/2/2024). 

Baca Juga

CLPS adalah program Commercial Lunar Payload Services, yang menempatkan instrumen-instrumen sains lembaga pada robot pendarat-pendarat bulan swasta seperti Odysseus. Instrumen-instrumen ini dirancang untuk mengumpulkan data yang akan membantu program Artemis NASA, yang bertujuan untuk membangun pangkalan berawak di dekat kutub selatan bulan pada akhir tahun 2020-an. 

Odysseus membawa enam eksperimen NASA dan demonstrasi-demonstrasi teknologi, bersama dengan enam muatan pribadi, pada misi IM-1 saat ini. IM-1 bukanlah upaya CLPS pertama yang diluncurkan. 

Perbedaan ini terjadi pada penerbangan perdana Peregrine, sebuah pendarat di bulan yang dibangun oleh perusahaan Pittsburgh, Astrobotic, yang diluncurkan bulan lalu di atas roket United Launch Alliance Vulcan Centaur. 

Peluncuran tersebut berjalan dengan baik, namun Peregrine mengalami kebocoran bahan bakar tak lama setelah terpisah dari bagian atas roket. Pendarat tersebut tidak dapat mencapai bulan, sehingga petugasnya mengarahkannya ke kehancuran terkendali di atmosfer bumi pada 18 Januari. 

Segalanya menjadi lebih baik bagi Odysseus. Intuitive Machines mengatakan pendarat tersebut dalam kondisi sehat dan berkomunikasi dengan pengendali misi saat menuju ke bulan untuk upaya pendaratan yang direncanakan pada 22 Februari. 

Berbagai sistem Odysseus berfungsi normal, termasuk mesinnya, yang baru saja menyelesaikan tugas penting di luar angkasa yang dalam. 

“Pengendali-pengendali penerbangan Intuitive Machines berhasil menembakkan mesin metana cair dan oksigen cair pertama di luar angkasa, menyelesaikan commissioning mesin misi IM-1. Mesin ini menyala mencakup pembakaran mesin utama dengan daya dorong penuh dan profil menurunkan kecepatan yang diperlukan untuk mendarat di bulan,” kata perusahaan itu dalam postingan X pada Jumat (16/2/2024) malam. 

Keberhasilan dalam upaya pendaratan mendatang akan menjadi sejarah; tidak ada pesawat ruang angkasa pribadi yang pernah mendarat dengan lembut di bulan. Kombinasi metana cair -oksigen cair Odysseus juga digunakan oleh mesin-mesin Raptor SpaceX, yang menggerakkan roket Starship raksasa baru milik perusahaan. Starship, yang sedang dikembangkan SpaceX untuk membawa manusia ke bulan dan Mars, sedang dipersiapkan untuk uji terbang ketiga, yang mungkin akan dilakukan dalam beberapa pekan mendatang. 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement