Sabtu 25 Nov 2023 17:31 WIB

Cina Buat Simulasi Atmosfer Mars, Apa Tujuannya?

Cina berencana meluncurkan misi pengembalian sampel Tianwen-3 Mars.

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Natalia Endah Hapsari
 Ilmuwan Cina telah membangun model numerik untuk mensimulasikan atmosfer Mars dan dengan demikian membantu rencana negara tersebut untuk mengumpulkan sampel bantuan dari Planet Merah.
Foto: CNSA
Ilmuwan Cina telah membangun model numerik untuk mensimulasikan atmosfer Mars dan dengan demikian membantu rencana negara tersebut untuk mengumpulkan sampel bantuan dari Planet Merah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Ilmuwan Cina telah membangun model numerik untuk mensimulasikan atmosfer Mars dan dengan demikian membantu rencana negara tersebut untuk mengumpulkan sampel bantuan dari Planet Merah. Model ini meniru siklus debu, air, dan karbon dioksida di atmosfer Mars. 

Ini akan digunakan untuk mensimulasi kondisi meteorologi untuk pendaratan pesawat ruang angkasa, termasuk suhu permukaan, angin dan debu. Studi ini baru-baru ini dipublikasikan di jurnal Chinese Science Bulletin. 

Baca Juga

Dilansir Space, Sabtu (25/11/2023), Cina berencana meluncurkan misi pengembalian sampel Tianwen-3 Mars antara tahun 2028 dan 2030, menurut laporan sebelumnya. Sebuah pendarat akan mengumpulkan hingga 500 gram material Mars menggunakan bor dan lengan robot. 

Kendaraan pendakian kemudian akan membawa muatan berharga itu kembali ke orbit Mars untuk bertemu dengan pengorbit yang menunggu dalam perjalanan pulang yang jauh. 

Model atmosfer baru ini dapat mensimulasikan suhu di zona pendaratan, dan para ilmuwan dapat menggunakan data ini untuk merancang bahan yang cocok untuk membangun kendaraan penjelajah Mars guna mengatasi suhu dingin yang ekstrem,” kata pemimpin peneliti Wang Bin, menurut outlet media Xinhua yang dikelola pemerintah Cina. 

Model tersebut, model atmosfer Global Open Planetary untuk Mars, atau GoMars, dibuat menggunakan data dari penjelajah Mars Cina yang sekarang sudah tidak berfungsi, Zhurong, pendarat Viking 1 dan 2 milik NASA, dan kumpulan data analisis ulang OpenMARS, yang merupakan catatan global cuaca Mars. 

Zhurong adalah bagian dari misi antarplanet pertama Cina, Tianwen-1, yang diluncurkan pada tahun 2020 dan juga termasuk pengorbit Mars. Tianwen-2, yang dijadwalkan diluncurkan pada awal tahun 2025, akan mengunjungi asteroid dekat Bumi dan komet sabuk utama, sedangkan Tianwen-3 akan mengambil sampel Mars. 

Tianwen-4, yang dijadwalkan diluncurkan sekitar tahun 20230, akan menuju Jupiter dan bulannya Callisto, sekaligus terpisah dari wahana yang akan terbang melintasi Uranus. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement