Senin 06 Nov 2023 08:00 WIB

NASA Segera Luncurkan Layanan Streaming Gratis

Layanan streaming baru bernama NASA Plus itu akan hadir pada pekan depan.

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Natalia Endah Hapsari
NASA segera memperkenalkan sesuatu yang jauh lebih dari sekadar peluncuran roket, yaitu layanan streaming baru bernama NASA Plus pada pekan depan. NASA Plus akan tersedia tanpa iklan dan tanpa biaya.
Foto: ne.spacegrant.org
NASA segera memperkenalkan sesuatu yang jauh lebih dari sekadar peluncuran roket, yaitu layanan streaming baru bernama NASA Plus pada pekan depan. NASA Plus akan tersedia tanpa iklan dan tanpa biaya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — NASA segera memperkenalkan sesuatu yang jauh lebih dari sekadar peluncuran roket, yaitu layanan streaming baru bernama NASA+ pada pekan depan. NASA+ akan tersedia tanpa iklan dan tanpa biaya.

Badan antariksa Amerika Serikat itu berharap untuk memperluas kehadiran layanan daring di luar layanan siaran TV NASA dan saluran YouTube yang sudah ada. Mereka berencana untuk menambahkan konten streaming baru yang menjanjikan akan membawa “alam semesta di ujung jari Anda."

Baca Juga

Namun, NASA+ juga akan mempertahankan tradisi NASA TV dalam "liputan langsung pemenang penghargaan Emmy" seperti yang mereka lakukan saat menerangkan pendaratan misi asteroid OSIRIS-REx pada September ini. Trailer terbaru untuk platform ini menampilkan cuplikan dari film ilmiah luar angkasa untuk keluarga, serta penawaran dokumenter yang menakjubkan.

Bagaimana Anda bisa mengakses layanan ini dan apa yang akan Anda temukan di dalamnya? Dilansir Daily Mail pada Senin (6/11/2023), menurut pernyataan dari NASA, layanan NASA+ tersedia untuk diunduh dan digunakan di sebagian besar platform utama melalui Aplikasi NASA pada perangkat ponsel, laptop, dan tablet iOS dan Android. Anda juga dapat mengaksesnya melalui pemutar media streaming seperti Roku, Apple TV, dan Fire TV, serta melalui browser web di komputer desktop dan perangkat seluler.

Layanan ini akan menggabungkan berbagai layanan NASA yang sudah ada sebelumnya, termasuk hub berbahasa Spanyol NASA en Español dan konten anak-anak, seperti serial kartun tentang pesawat ruang angkasa milik NASA Lucy, yang sedang dalam misi 12 tahun menjelajahi asteroid Trojan di Jupiter.

NASA+ juga akan menjadi tempat baru bagi film dokumenter yang pernah dan akan datang dari badan antariksa ini, seperti The Color of Space, yang menceritakan kisah inspiratif para astronaut kulit hitam NASA. Dokumenter ini pertama kali ditayangkan pada 2022 pada hari libur federal Juneteenth.

"Mengubah kehadiran digital akan membantu menceritakan kisah-kisah tentang bagaimana NASA menjelajahi hal-hal yang tidak diketahui di udara dan luar angkasa dengan lebih baik, menginspirasi melalui penemuan, dan berinovasi demi kepentingan umat manusia,” kata administrator asosiasi untuk Kantor Komunikasi NASA, Marc Etkind.

NASA berencana untuk secara bertahap mengkonsolidasikan lebih banyak situs web dan perpustakaan multimedia mereka yang tidak terhubung ke NASA+ untuk memberikan pengalaman pemirsa yang lebih menarik dan pendidikan. Dengan demikian, konten dari seluruh lembaga penelitian NASA, mulai dari citra satelit iklim melalui Divisi Ilmu Pengetahuan Bumi Goddard NASA hingga pengamatan pertama dunia baru melalui teleskop James Webb, akan tersedia dalam satu tempat.

Administrator asosiasi untuk Direktorat Misi Sains di NASA, Nicky Fox berharap bahwa NASA+ dapat membangun hubungan yang lebih kuat dengan pemirsa kami. Kepala informasi NASA, Jeff Seaton, menggambarkan visi mereka dengan lebih jelas.

"Visi kami adalah untuk menginspirasi umat manusia melalui pengalaman web NASA yang terpadu dan berkelas dunia,” ujar Seaton. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement