Senin 07 Aug 2023 12:50 WIB

Google Search Kini Langsung Buramkan Gambar tak Senonoh Secara Otomatis

Fitur ini akan mulai diberlakukan untuk semua pengguna Google per bulan ini.

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Natalia Endah Hapsari
-Google Search akan menandai dan memburamkan semua gambar tak senonoh alias eksplisit yang muncul pada laman hasil pencarian.
Foto: mashable
-Google Search akan menandai dan memburamkan semua gambar tak senonoh alias eksplisit yang muncul pada laman hasil pencarian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA---Google Search akan menandai dan memburamkan semua gambar tak senonoh alias eksplisit yang muncul pada laman hasil pencarian. Fitur baru ini akan berlaku secara global demi menciptakan pengalaman berselancar internet yang lebih ramah keluarga.

Sebelumnya, beragam gambar eksplisit bisa ditemukan dengan mudah melalui pencarian di Google Search. Gambar eksplisit ini bisa berupa gambar kekerasan atau konten dewasa.

Baca Juga

Kini, kemunculan gambar tersebut akan tersaring secara otomatis melalui fitur baru Google yang disematkan pada pengaturan SafeSearch. Fitur ini akan mulai diberlakukan untuk semua pengguna Google per bulan ini.

Fitur ini awalnya merupakan opsi pengawasan orang tua (parental control) yang dirancang untuk melindungi pengguna akun keluarga dari paparan gambar eksplisit pada hasil pencarian Google Search. Pada 2021, Google mulai memperluas fitur parental control ini pada Family Link.Kala itu, fitur penyaringan ini secara otomatis akan aktif bila anggota keluarga berusia di bawah 18 tahun melakukan pencarian di Google Search. Fitur ini dihadirkan untuk membuat anak lebih aman saat berselancar di internet.

Pada Februari, Google mengumumkan opsi pemburaman gambar eksplisit pada hasil pencarian Google Search. Google mengungkapkan bahwa fitur ini akan berlaku untuk semua pengguna secara otomatis, meski pengaturan SafeSearch tidak digunakan oleh pengguna akun Google.Kini, opsi pemburaman gambar dari SafeSearch akan menjadi standar dari layanan Google Images. 

Pengguna berusia dewasa yang tidak menginginkan fitur ini bisa melakukan penyesuaian atau penonaktifan fitur melalui kolom pengaturan di akun Google mereka.Sedangkan untuk orang tua dan pengasuh, mereka bisa mengelola akun Google milik anak melalui aplikasi Family Link, seperti dilansir Mashable pada (7/8). 

Pihak sekolah juga dapat melakukan pengaturan SafeSearch untuk akun Google Workspace for Education milik murid berusia di bawah 18 tahun.Google juga mempermudah akses parental control bagi pengguna. Kini, pengguna dapat mengakses layanan ini hanya dengan melakukan pencarian menggunakan kata kunci "Google Parental Controls" atau "Google Family Link". Hasil pencarian akan menampilkan informasi mengenai cara untuk mengakses dan mengelola parental control.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement