Sabtu 17 Jun 2023 02:04 WIB

Jurus Mudah Amankan Ponsel Android

-Ponsel cerdas Android terbaru menawarkan berbagai cara untuk amankan peranti.

Ada sejumlah metode paling aman dan praktis untuk mengunci ponsel pintar/ilustrasi.
Foto: Tahta Aidilla/Republika
Ada sejumlah metode paling aman dan praktis untuk mengunci ponsel pintar/ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA---Ponsel cerdas Android terbaru menawarkan berbagai cara berbeda untuk mengunci layar, mulai dari mengatur kunci pola, PIN atau kata sandi, hingga sidik jari atau bahkan wajah.

Berikut sejumlah metode paling aman dan praktis untuk mengunci ponsel pintar yang diungkap Kaspersky dalam siaran persnya.

Baca Juga

 

Sidik jari

Teknologi yang digunakan untuk membuka kunci ponsel cerdas dengan sidik jari sudah hadir sejak 10 tahun lalu, jadi sekarang sudah teruji dengan baik.

Namun, metode tersebut tetap memiliki kekurangan. Ada beberapa cara untuk masuk ke ponsel dengan membuat sidik jari palsu dari pemilik ponsel. Selain itu, para peneliti baru-baru ini menemukan sejumlah kerentanan terkait dengan metode autentikasi itu

Ada serangan yang mengeksploitasi kerentanan ini bernama BrutePrint yang memungkinkan peretas untuk memaksa mekanisme pengenalan sidik jari.

Namun, ini semua adalah teknik canggih yang membutuhkan keahlian tingkat tinggi, serta peralatan khusus tertentu serta menghabiskan banyak waktu dan tenaga untuk meretas.

Oleh karena itu, bagi sebagian besar pengguna Android, autentikasi sidik jari masih menjadi opsi yang aman.Kaspersky menyebut opsi terbaik untuk membuka kunci ponsel Adroid sehari-hari masih berupa sidik jari, yang dapat dilengkapi dengan kode PIN yang panjang atau, lebih baik lagi, kata sandi yang rumit, sebagai metode cadangan.

 

Pengenalan wajah

Sayangnya, untuk Android tidak ada analog lengkap dari teknologi ID wajah yang sudah mapan seperti yang digunakan pada iPhone. Ponsel cerdas Android menggunakan kamera depan untuk pengenalan wajah.

Kaspersky menilai metode itu jauh lebih tidak aman dan mudah untuk diakali. Bahkan apabila pengguna menggunakan ponsel pintar Android lain yang memungkinkan mengonfirmasi pembayaran dengan wajah, kecil kemungkinan teknologi yang berjalan di atasnya lebih aman.

Menurut pandangan Kaspersky, untuk pemilik ponsel pintar Android lebih baik menghindari menggunakan pengenalan wajah untuk membuka kunci ponsel.

Dengan demikian, cara aman melindungi ponsel pintar Android adalah sidik jari untuk membuka kunci setiap hari, ditambah kode PIN yang panjang — atau bahkan lebih baik lagi, kata sandi yang kuat — sebagai cadangan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement