Jumat 03 Feb 2023 21:35 WIB

Dear Netflix, Pelanggan Bingung dengan Larangan Berbagi Password

Larangan berbagi password akun Netflix ternyata membingungkan pelanggan.

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Natalia Endah Hapsari
Larangan berbagi password akun Netflix ternyata membingungkan pelanggan./ilustrasi
Foto: AP Photo/Dan Goodman
Larangan berbagi password akun Netflix ternyata membingungkan pelanggan./ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA---Kebijakan larangan berbagi kata sandi akun Netflix ternyata membingungkan pelanggan. Ada berbagai laporan daring bahwa pembagian kata sandi Netflix akan mengharuskan pengguna menghubungkan perangkat ke akun mereka setiap bulan, atau perangkat itu akan diblokir.

Netflix telah merinci bagaimana rencana mereka untuk membatasi pengguna dari berbagi akun dengan orang-orang di luar rumah tangga. Namun, perusahaan membuat perubahan pada halaman, sehingga itu.

Baca Juga

Seperti yang dilihat di halaman pusat bantuan, Wayback Machine menjelaskan pengguna di rumah tangga Anda dapat menggunakan akun Anda. Namun, perangkat apa pun yang tidak terhubung dengan lokasi utama tersebut harus terhubung ke Wi-Fi rumah, masuk ke aplikasi atau situs web Netflix, dan tonton sesuatu setidaknya sekali setiap 31 hari. Perangkat apa pun yang tidak masuk dapat "diblokir untuk menonton Netflix. Jika pengguna bepergian, Netflix akan memberi mereka kode sementara untuk mengakses Netflix selama tujuh hari berturut-turut.

Namun, Netflix mengklarifikasi bahwa tidak ada pembatasan 31 hari. Sebaliknya, raksasa //streaming// mengklarifikasi bahwa ketika perangkat yang digunakan di luar rumah tangga masuk, atau digunakan berulang kali, Netflix akan meminta pengguna untuk memverifikasi perangkat itu dengan mengklik tautan yang dikirim ke email atau nomor telepon pemilik akun. Pengguna kemudian harus memasukkan kode yang diberikan dalam waktu 15 menit setelah meminta tautan. "Verifikasi perangkat mungkin diperlukan secara berkala,” kata halaman itu dilansir Gizmodo, Jumat (3/2/2023).

Halaman dukungan Netflix merinci bagaimana pengguna yang bepergian atau tinggal di antara rumah yang berbeda "seharusnya" tidak perlu memverifikasi perangkat mereka. Meskipun jika pengguna jauh dari "rumah tangga" untuk waktu yang lama, mereka mungkin perlu memverifikasi ulang perangkat.

Perusahaan terus menggunakan kata "rumah tangga" untuk menggambarkan keluarga dekat pemilik akun. Perusahaan mengatakan mendeteksi perangkat di rumah menggunakan alamat IP, ID perangkat, dan aktivitas akun dari perangkat yang masuk ke akun.

Namun, halaman “rumah tangga” versi lama merinci bagaimana rumah tangga dapat berubah selama proses verifikasi perangkat. Yang membuat kebijakan semakin membingungkan adalah berdasarkan paket Netflix, ada banyak orang di akun yang sama dapat menonton sekaligus.

Pada tahun lalu, Netflix meluncurkan beta tindakan keras berbagi kata sandi di beberapa negara di Amerika Tengah dan Selatan, meskipun pengguna mengeluh bahwa sistem gagal mengidentifikasi ketika pengguna menggunakan perangkat mereka sendiri di luar rumah. Biaya untuk menambahkan orang tambahan di luar rumah tangga adalah 2 dolar AS (sekitar Rp 29 ribu) per bulan, tetapi masih belum diketahui berapa biayanya bagi pengguna AS dan seluruh dunia. 

Tetap saja, Netflix sangat senang melihat lonjakan pendaftaran akun baru untuk pasar pengujian tersebut, sehingga perusahaan tetap tidak terpengaruh dalam upayanya untuk menghentikan pengguna berbagi akun.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement