Jumat 20 Jan 2023 12:05 WIB

Lelang Perabotan Kantor, Berapakah Keuntungan Twitter?

Twitter melelang sejumlah perabotan kantor pusatnya.

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Natalia Endah Hapsari
Twitter melelang sejumlah perabotan kantor pusatnya.
Foto: AP
Twitter melelang sejumlah perabotan kantor pusatnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA –-- Sejak Elon Musk membeli Twitter, banyak kekacauan yang terjadi, mulai dari perubahan kebijakan yang mendadak hingga pemberhentian ribuan karyawan. Lelang menjadi episode terbaru dalam drama pengambilalihan Twitter oleh Elon Musk senilai 44 miliar dolar AS pada Oktober lalu. 

Twitter melelang sejumlah perabotan kantor pusatnya. Menurut BBC, di antaranya ada patung logo ikonik Twitter senilai 100 ribu dolar AS atau sekitar Rp 1,5 miliar.

Baca Juga

Berapakah keuntungan yang diperoleh Twitter dari hasil lelang tersebut?

Pihak yang menjalankan lelang, Heritage Global Partners, belum merilis jumlah penjualan. Namun, BBC merinci beberapa perabotan yang dijual:

1.Tanda Twitter neon setinggi 10 kaki, mungkin bagian pendamping yang bagus untuk patung seharga 40 ribu dolar AS atau sekitar Rp 606 juta.

2.Dekorasi tanaman berbentuk simbol @ setinggi 6 kaki senilai 15.500 dolar AS atau sekitar Rp 235 juta.

3.Meja konferensi yang terbuat dari kayu reklamasi seharga 10.500 dolar AS atau sekitar Rp 159 juta.

4.Mesin espresso mewah dari La Marzocco senilai 13.500 dolar AS atau sekitar Rp 204 juta.

Dilansir The Guardian, Jumat (20/1/2023), barang-barang lain yang dijual termasuk kulkas bir AKA, oven rotisserie, dan kursi tugas berperforma tinggi. Pelelangan dilakukan setelah Musk memperingatkan tentang penurunan pendapatan yang besar pada November.

Menurut laporan pada Rabu, terjadi penurunan 40 persen dari tahun ke tahun karena pengiklan berhenti memakai jasa perusahaan. Namun, Heritage membantah bahwa pelelangan terkait dengan kondisi keuangan perusahaan. “Tidak ada hubungannya dengan keuangan mereka (Twitter). Jika ada yang berpikir bahwa pendapatan dari penjualan beberapa komputer dan kursi karena itu, maka mereka bodoh,” ujarnya. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement