Senin 16 Jan 2023 11:42 WIB

Ini Dia 5 Keunggulan Memasak dengan Kompor Listrik

Kompor listrik tidak menghasilkan api, sehingga tidak ada risiko kebakaran.

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Natalia Endah Hapsari
Kompor listrik tidak menghasilkan api, sehingga tidak ada risiko kebakaran.
Foto: foto istimewa
Kompor listrik tidak menghasilkan api, sehingga tidak ada risiko kebakaran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Cleaning cooking beberapa hari ini menjadi isu yang dibicarakan cukup intens. Meskipun banyak yang menyukai memasak dengan kompor listrik, namun ada juga beberapa chef yang mengaku lebih optimal menggunakan kompor gas.

Dalam studi berjudul “Geospatial Approach to Understanding Clean Cooking Challenges in Sub-Saharan Africa” dilansir dari Nature, merangkum persentase alat memasak yang digunakan oleh semua orang di dunia, sesuai dengan pasokan energi memasaknya.

Baca Juga

Ada 765 juta orang menggunakan kompor LPG dan ini merupakan persentase tertinggi, kemudian 350 juta orang memasak dengan kompor listrik, 19 juta menggunakan kompor biogas, dan sekitar 160 ribu orang menggunakan kompor biomassa tradisional (menggunakan arang dan sejenisnya).

Kepada Republika, Senin (16/1/2023), Chef Anton Setiawan yang juga profesional chef di Atria Hotel, memaparkan lima keunggulan memasak dengan kompor listrik di rumah.

1. Aman

Kompor listrik hanya memanaskan area yang diperlukan untuk memasak. Kompor listrik aman karena tidak menghasilkan api, yang berarti tidak ada risiko kebakaran jika secara tidak sengaja menjatuhkan panci atau lupa mematikannya.

Kompor gas mengeluarkan karbon monoksida, gas yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Sementara kompor listrik tidak mengeluarkan asap, jadi tidak perlu khawatir gas ini menumpuk di rumah.

 

2. Mudah pemasangan dan perawatannya

Kompor listrik adalah cara yang nyaman untuk memasak makanan, karena menyediakan sumber panas terpusat yang dapat dikontrol dengan mudah. Mereka juga relatif mudah dibersihkan, karena tidak ada api terbuka atau kompor gas yang harus dilawan. Kompor listrik membutuhkan waktu lebih lama untuk memanas daripada kompor lainnya, jadi penting untuk merencanakannya terlebih dulu jika ingin menggunakannya.

 

3. Temperatur suhu stabil

Kompor listrik bekerja dengan memanaskan kumparan logam dengan arus listrik. Kumparan kemudian meneruskan energinya ke permukaan kompor, tempat ia memanaskan panci dan wajan. Proses ini dikenal dengan transfer energi infra merah, membuat kompor listrik sangat efisien dalam memasak makanan secara merata.

 

4. Temperatur bisa lebih tinggi

Jika dibiarkan menyala dalam waktu lama, temperatur kompor listrik bisa sangat panas, dan penting untuk selalu mengawasi agar tidak terjadi risiko berbahaya. Kompor harus bersih dan bebas minyak, serta dijauhkan dari bahan-bahan yang mudah terbakar untuk menghindari kebakaran.

 

5. Proses memasak lebih cepat

Kompor listrik lebih hemat energi dan merupakan pilihan populer di kalangan keluarga karena mudah dibersihkan, dianggap lebih aman, dan lebih cepat membuat masakan matang merata. Kompor listrik biasanya mengkonsumsi daya 1.000 hingga 3.000 watt. 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement