Rabu 04 Jan 2023 22:37 WIB

Jurus Pemerintah Amankan Ruang Digital Jelang Pemilu

Kemenkominfo dan Polri menjamin ruang digital aman menjelang pemilu.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan (ilustrasi).
Foto: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerjasama dengan Kepolisian RI (Polri) untuk menjaga ruang digital tetap aman menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang Sinergi Tugas dan Fungsi di Bidang Komunikasi dan Informatika pada Oktober 2022.

Baca Juga

Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Inspektur Jenderal Polisi Asep Edi Suheridalam konferensi pers di Jakarta Rabu (4/1/2023) mengatakan, MoU tersebut dimaksudkan untuk memperbarui nota kesepahaman sebelumnya yang diteken 20 Desember 2017 tentang Pengamanan dan Penegakan Hukum di Bidang Komunikasi dan Informatika.

"Pembaruan nota kesepahaman ini bertujuan meningkatkan koordinasi dalam rangka sinergitas dan tugas fungsi di bidang komunikasi dan informatika dengan Kemenkominfo," kata Asep.

Adapun ruang lingkup yang menjadi perhatian, ujar Asep, meliputi pertukaran data dan/atau informasi, pencegahan penyebarluasan dan penggunaan informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang dilarang, bantuan pengamanan, penegakan hukum, penyediaan dan pemanfaatan sarana dan prasarana, serta peningkatan kapasitas dan pemanfaatan sumber daya manusia (SDM).

Mengenai pertukaran data, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengatakan bahwa secara khusus hal tersebut termasuk pertukaran dan pemanfaatan data atau informasi registrasi nomor mobile subscriber integrated services digital network (MSISDN) dalam rangka melakukan profiling. "Kerja sama Kemenkominfo dan Bareskrim sebelum melakukan penegakan hukum, melakukan profiling dan profiling-nya pasti akurat," ujar Johnny.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement