Kamis 21 Apr 2022 07:05 WIB

Rover Perseverance NASA Tiba di Delta Sungai Mars Kuno

Rover siap berburu tanda-tanda kehidupan kuno di Mars.

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani / Red: Dwi Murdaningsih
 Wahana penjelajah Planet Mars, Perseverance kembali menyelidiki batuan di Kawah Jezero di Mars.
Foto: nasa
Wahana penjelajah Planet Mars, Perseverance kembali menyelidiki batuan di Kawah Jezero di Mars.

REPUBLIKA.CO.ID, KALIFORNIA -- Penjelajah (rover) Badan Antariksa Amerika (NASA) Perseverance telah tiba di sisa-sisa delta sungai planet Mars kuno di Kawah Jezero selebar 45 km. NASA mengumumkannya pada Selasa (19/4/2022).

Anggota tim misi mengatakan delta itu akan menjadi “pesta geologis yang sesungguhnya” untuk Perseverance, yang berburu tanda-tanda kehidupan fosil Mars.

Baca Juga

“Kami telah mengamati delta dari kejauhan selama lebih dari satu tahun saat kami menjelajahi dasar kawah,” kata Ken Farley, ilmuwan proyek Perseverance di Institut Teknologi California yang mengelola misi Perseverance, dilansir dari Space, Rabu (20/4/2022).

Sekarang rover berada di wilayah tersebut. Langkah selanjutnya adalah “memperoleh gambar dengan detail yang lebih besar yang mengungkapkan di mana kita dapat menjelajahi bebatuan penting ini dengan sebaik-baiknya,” tambah Farley.

Perseverance mendarat pada Februari 2021 di dalam Kawah Jezero. Menurut para ilmuwan misi, tempat itu adalah lokasi bagi danau dan delta sungai miliaran tahun yang lalu.

Kondisi seperti itu seharusnya dapat menampung mikroba, artinya wilayah delta adalah daerah yang kaya untuk mencari tanda-tanda kehidupan Mars (jika memang pernah ada).

Rover itu bekerja agak ke selatan dan barat dari lokasi pendaratannya selama tahun pertama (Bumi) di Mars, tetapi baru-baru ini berhasil kembali melalui area pendaratan untuk mencapai delta. Perseverance akan menghabiskan sekitar pekan depan mengemudi ke barat daya, dan barat, untuk mencari tahu cara terbaik untuk menjelajahi patch delta ini.

Data Perseverance menunjukkan deposit delta berada sekitar 40 meter di atas dasar kawah, dan tim sedang mempertimbangkan dua opsi. Rute yang disukai, setidaknya untuk saat ini, adalah melalui wilayah yang dijuluki “Hawksbill Gap”, karena tampaknya dapat dicapai dalam waktu yang lebih singkat. Tetapi opsi cadangan, “Cape Nukshak”, tersedia jika data dalam beberapa hari mendatang menunjukkan itu sebagai rute yang lebih aman.

Rover akan menghabiskan waktu sekitar enam bulan untuk mengambil delapan sampel selama kampanye manuver ini, yang disebut Delta Front. Rencana tersebut kemudian menyerukan Perseverance untuk pergi ke atas delta lagi, mungkin mengambil opsi cadangan untuk sampel wilayah yang belum pernah dilalui sebelumnya, untuk menghabiskan enam bulan lagi pada “Kampanye Top Delta.”

“Delta itulah mengapa Perseverance dikirim ke kawah Jezero. Tempat ini memiliki begitu banyak fitur menarik,” kata Farley.

Perseverance juga akan mencoba mengambil pecahan pasir dan batu yang berasal dari hulu, di area yang diperkirakan tidak akan dikunjungi rover selama masa hidupnya di Mars.

Pejabat JPL menambahkan bahwa Perseverance memulai kampanye sains keduanya sebulan lebih awal dari yang diharapkan. Sebab, sistem deteksi bahaya otonom yang ditingkatkan yang memungkinkannya menghindari rintangan di Kawah Jezero seperti batu besar, batu tajam, kawah, dan lubang pasir. Rover diperintahkan untuk berhenti dan berbelok di tempat 55 kali untuk menghindari bahaya selama perjalanan terakhir ini.

 

photo
Kawah Jezero menyimpan masa lalu planet Mars. - (republika)

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement