Senin 20 Sep 2021 21:04 WIB

Kongres Astrowisata Internasional Digelar di Portugal

Kongres mempromosikan pariwisata berkelanjutan bagi orang yang ingin melihat bintang.

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Dwi Murdaningsih
Langit malam berbintang/ilustrasi
Foto:

Susana Malón, CEO lembaga pengurangan polusi cahaya Lumínica Ambiental, menekankan pentingnya menerapkan rencana untuk pencahayaan langit malam yang ramah. 

"Sama seperti kita menyadari bahwa kebisingan mencemari, kita juga harus memperhitungkan bahwa pencahayaan yang berlebihan juga dapat menyebabkan pencemaran lingkungan yang jauh melampaui kehilangan bintang," kata Malón.

Fernando Ruiz, seorang biarawan Mercedarian dan pemantau Starlight, mengatakan bahwa dalam pandangannya melihat langit malam adalah pengalaman spiritual. 

"Pengalaman ini mengubah kami. Mereka membuat kita memahami ukuran siapa kita dan ukuran masalah kita," kata Ruiz.

 

Hingga 40 persen wisatawan kini diperkirakan melakukan perjalanan ke destinasi Dark Sky khusus untuk melihat bintang. Konferensi Astrowisata Internasional awalnya dijadwalkan pada Juni 2021 tetapi ditunda hingga 8-11 September 2021.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement