Selasa 17 Aug 2021 03:40 WIB

7 Konsep Ramah Lingkungan yang Diterapkan di Olimpiade 2021

Berbagai perlengkapan seperti obor dibuat dengan bahan daur ulang.

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Dwi Murdaningsih
Presiden Panitia Penyelenggara Tokyo 2020 Seiko Hashimoto bertepuk tangan di samping kuali perayaan pada hari pertama estafet obor Olimpiade Tokyo 2020 di Naraha, prefektur Fukushima, timur laut Jepang, Kamis (25/3).
Foto: AP/Kim Kyung-Hoon/POOL Reuters
Presiden Panitia Penyelenggara Tokyo 2020 Seiko Hashimoto bertepuk tangan di samping kuali perayaan pada hari pertama estafet obor Olimpiade Tokyo 2020 di Naraha, prefektur Fukushima, timur laut Jepang, Kamis (25/3).

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Krisis iklim telah menjadi topik pembicaraan yang semakin panas dalam beberapa tahun terakhir. Ketika merencanakan Olimpiade 2021, komite yang terlibat memenuhi permintaan publik untuk sebuah acara yang memprioritaskan keberlanjutan lingkungan.

Konsep Games tahun ini adalah Be better, together, For the planet and the people. Konsep ini tidak berhenti di olahraga. Dalam rencananya, komite Olimpiade telah menetapkan langkah-langkah yang mempertimbangkan masyarakat, ekonomi, dan lingkungan. 

Baca Juga

Berikut adalah beberapa cara penyelenggara Olimpiade menerapkan prinsip keberlanjutan lingkungan, dilansir di Euronews, Senin (16/8).

Obor Olimpiade dibuat dari sampah daur ulang

Berdiri setinggi 71 sentimeter, obor Olimpiade berwarna emas mawar di Olimpiade tahun ini sebagian terbuat dari aluminium daur ulang dari rumah sementara yang digunakan setelah Gempa dan Tsunami Besar Jepang Timur pada tahun 2011.

Merek Nike menciptakan perlengkapan yang berkelanjutan

Pemain dari beberapa negara mengenakan perlengkapan daur ulang.  Misalnya, kaus skateboard terbuat dari botol air daur ulang di antara plastik lainnya.

Semua 98 podium pemenang di Olimpiade tahun ini terbuat dari plastik bekas rumah tangga

Semua plastik ini dikumpulkan dari masyarakat Jepang. Jumlah itu setara dengan 400 ribu botol deterjen cucian.

Medali tahun ini menggunakan logam yang diekstraksi dari ponsel lama

Semua medali yang diterima oleh pemenang tahun ini dibuat menggunakan logam mulia yang diekstraksi dari ponsel lama. Panitia penyelenggara Olimpiade tahun ini adalah yang pertama melibatkan warganya dalam produksi medali. Semua ponsel yang digunakan merupakan sumbangan dari masyarakat Jepang.

Tempat tidur di Games tahun ini terbuat dari karton daur ulang

Tempat tidur para atlet dibuat oleh perusahaan tempat tidur Jepang Airweave. Kasur yang digunakan terbuat dari serat polietilen, yang dapat didaur ulang dalam jumlah tak terbatas.

Atlet di Tokyo 2020 diangkut dengan kendaraan e-Palette otonom dan listrik.

Kendaraan dari perusahaan mobil Jepang Toyota bergerak tanpa menghasilkan emisi. 

Olympic Village Plaza dibangun menggunakan kayu Jepang dari pemerintah daerah.

Struktur Plaza yang luar biasa dibangun menggunakan 40 ribu keping kayu Jepang yang dibuat oleh pemerintah di seluruh area. Ketika Pertandingan selesai, bangunan itu akan dibongkar, dengan semua kayu dikembalikan kepada para donatur. 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement