Kamis 03 Jun 2021 13:58 WIB

Ilmuwan Ungkap Keberadaan Manusia Pertama di Benua Amerika

Saat ini, ilmuwan meyakini manusia pertama di Amerika Utara ada sejak 10 ribu tahun.

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Dwi Murdaningsih
Ilustrasi: Amerika
Ilustrasi: Amerika

REPUBLIKA.CO.ID, IOWA -- Para ilmuwan saat ini percaya manusia pertama yang menginjakkan kaki di benua Amerika Utara telah ada sejak kira-kira 10 ribu tahun lalu. Namun bukti baru yang dikumpulkan oleh para peneliti Iowa State University (ISU) menunjukkan manusia membuat perjalanan ke Amerika Utara sejak 30 ribu tahun lalu. 

Asisten profesor antropologi bahasa dan budaya dunia di ISU, Andrew Somerville, membuat penemuan yang berpotensi menjadi terobosan dan pembentukan sejarah di Lembah Tehuacan, Meksiko. Somerville dan timnya awalnya melakukan perjalanan melintasi perbatasan untuk mempelajari asal usul pertanian di wilayah setempat. 

Baca Juga

Bagian dari pekerjaan itu dilakukan ketika manusia mulai tinggal di Gua Coxcatlan, sebuah situs arkeologi lokal. Tim memperoleh tanggal radiokarbon untuk sejumlah tulang kelinci dan rusa yang ditemukan di gua pada 1960-an. Segera setelah tim peneliti melihat berapa usia tulang itu, mereka menyadari mungkin telah menemukan penemuan yang jauh lebih besar. 

Proses radiokarbon menyimpulkan tulang-tulang itu berusia sekitar 33.448 hingga 28.279 tahun. Temuan ini menjadi perdebatan teori yang telah lama didukung bahwa manusia purba pertama kali mencapai Amerika Utara sekitar 13.000 tahun yang lalu melalui Bering Land Bridge.

"Kami tidak mencoba untuk mempertimbangkan perdebatan ini atau bahkan menemukan sampel yang sangat tua. Kami hanya mencoba menempatkan studi pertanian kami dengan garis waktu yang lebih tegas," kata Somerville dalam rilis universitas sebagaimana dilansir dari studyfinds pada Rabu (3/6).

Somerville mencatat tanggal yang sangat tua di dalam gua yang mengejutkan. "Itu berarti kita perlu melihat lebih dekat artefak yang ditemukan dari level tersebut," tambah Somerville. 

Somerville berspekulasi satu-satunya cara manusia bisa sampai ke Amerika Utara 30 ribu tahun lalu adalah dengan perahu yang bergerak menyusuri Pantai Pasifik. Namun, ini menimbulkan pertanyaan dari mana tepatnya mereka berasal dan mengapa mereka memilih untuk melakukan perjalanan? 

"Mendorong kedatangan manusia di Amerika Utara kembali ke lebih dari 30.000 tahun lalu berarti manusia sudah berada di Amerika Utara sebelum periode Maksimum Glasial Terakhir, ketika Zaman Es berada pada titik terburuknya," ucap Somerville menyimpulkan temuannya. 

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement