Rabu 06 Jan 2021 12:43 WIB

Kenali Risiko dan Efek Samping Vaksin Corona

Reaksi tertentu tubuh setelah imunisasi adalah hal normal.

Penyuntikan Vaksin (ilustrasi)
Foto:

Siapa yang harus mendapat prioritas imunisasi

Bogdan, yang juga anggota komisi tetap vaksinasi di Robert Koch-Institut (RKI) menyebutkan, pertimbangan antara kegunaan dan risiko tetap menjadi basis vaksinasi. Dia menjelaskan contoh hitungan matematisnya: Seorang manusia lanjut usia, jika terinfeksi virus corona menghadapi risiko kematian 20%, sementara jika divaksinasi, risiko efek samping berat hanya satu banding 50.000. Maka secara logika, mereka disarankan untuk melakukan imunisasi.

Sebaliknya, anak-anak tidak disarankan mendapat vaksinasi, karena risiko mereka meninggal akibat Covid-19 nyaris nol. Mereka juga masih punya masa depan panjang.

Juga perempuan yang sedang hamil atau menyusui, dengan menyitir data terbaru,  Bogdan menyarankan harus sangat berhati-hati dan jangan melakukan vaksinasi. Walau begitu, jawatan penanggulangan penyakit di AS-CDC menyebutkan, perempuan hamil atau menyusui tidak tertutup kemungkinan mendapat vaksin mRNA, setelah mendapat pemeriksaan dan konsultasi dengan dokternya.

 

sumber: https://www.dw.com/id/risiko-dan-efek-samping-vaksin-corona/a-56134063

sumber : DW

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement