REPUBLIKA.CO.ID, ATHENA — Pemerintah Yunani akan mempercepat tenggat waktu penyelesaian proyek di Makam Bukit Kasta di Amphiolis, Serres. Nantinya, situs ini diharapkan untuk dapat dibuka untuk para pengunjung atau wisatawan mulai awal 2022.
Menteri Kebudayaan Yunani, Lina Mendoni mengatakan dengan pertimbangan ukuran dan tata letak makam, maka lokasi ini dapat menerima pengunjung mulai dari lima hingga enam orang. Para pengunjung yang datang akan dibagi per kelompok saat datang ke area makam tersebut.
Rencana pembukaan situs bersejarah ini dilakukan setelah Dewan Arkeologi Pusat Yunani (KAS) menyetujui penelitian untuk memulihkan makam dan area sekitarnya pada 17 Desember lalu. Mendoni mencatat, fase pertama pekerjaan dapat diselesaikan enam bulan lebih awal dari tenggat waktu aslinya, yaitu pada Juni 2021.
Mendoni juga menggarisbawahi bahwa seluruh pekerjaan telah siap dilakukan dan tahap pertama dapat selesai tanpa hambatan. Meski demikian, saat ditanya kapan monumen di makam dapat dibuka untuk umum, ia mengatakan ada banyak waktu yang diperlukan karena berbagai hal yang perlu dilakukan.
“Tentu itu akan terjadi,” ujar Mendoni dilansir Greek Reporter, Senin (30/12).
Arsitek Michalis Lefantzis, yang memandu proyek Makam Kasta mengatakan 330 lempengan marmer besar yang merupakan elemen struktural dari kandang di sekitar area telah dipindahkan dari situs Singa Amfipolis, tempat di mana telah ditumpuk untuk memfasilitasi penggalian. Lempengan-lempengan itu sekarang telah ditempatkan di sebelah satu sama lain seperti potongan-potongan dalam teka-teki gambar, menunggu posisi tepat mereka dalam struktur asli selungkup untuk ditentukan.
Mendoni yang melakukan pertemuan dengan staf penggalian juga tampak optimis atas tingkat kemajuan pemulihan Makam Kasta. Ia kemudian meminta agar pemeriksaan tulang yang ditemukan di situs itu terus dilanjutkan.