Jumat 07 Apr 2017 22:04 WIB

Ini Dia Limunizer dari Limbah Kulit Lemon

Rep: Binti Sholikah/ Red: Winda Destiana Putri
Lemon
Foto: pixabay
Lemon

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA – Mahasiswa Jurusan Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS), Putu Anugerah Pradipta (21), menciptakan gel pembersih tangan (Hand Sanitizer) berbahan dasar kulit lemon. Produk tersebut diberi nama Limunizer. Kulit lemon dipilih karena memiliki bau yang khas.

Putu mengaku idenya tersebut muncul saat pergi ke pasar dan melihat berbagai macam buah jeruk. Kemudian ia merasa tertarik dengan buah lemon karena baunya yang khas. "Selain karena saya suka baunya, saya juga berpikir ke mana kulit lemon ini setelah digunakan. Sehingga saya berpikir untuk memanfaatkan kulit buah lemon menjadi sebuah produk kosmetik," kata Putu di Surabaya, Kamis (6/4).

Menurut Putu, kulit buah lemon yang kerap dianggap limbah ternyata memiliki khasiat sebagai antibakteri. Limbah ini akan memiliki nilai manfaat jika sudah dikemas dalam bentuk produk perawatan tangan yang higienis. Meskipun di pasaran telah banyak jenis produk hand sanitizer tetapi Limunizer diklaim punya keunggulan dari aspek efektivitasnya. Sebab, produk ini benar-benar menggunakan bahan baku limbah kulit lemon, tidak sekedar aromanya.

Mahasiswa kelahiran Surabaya, 27 November 1995 tersebut menjelaskan, proses pembuatan hand sanitizer cukup mudah. Prosedurnya dimulai dari mencuci limbah kulit lemon hingga bersih, lalu dikeringkan. Kulit buah lemon kering tersebut kemudian dijadikan serbuk halus dan direndam dalam etanol atau disebut proses maserasi. Kemudian, sari kulit lemon yang berwarna kuning jernih diambil dan diuapkan hingga mengental menjadi kecoklatan. Sari ini siap dijadikan hand sanitizer.

Selanjutnya, sari kulit lemon tersebut dicampur dengan Carbopol ultrez 20 dan trietanolamin untuk membentuk tekstur kental. Bentuk gel sengaja dipilih karena mudah untuk dipergunakan dan tidak meninggalkan kesan lengket. Penelitian tersebut dilakukan Putu selama lima bulan.

"Saya berharap agar produk hand sanitizer ini bisa dimanfaatkan atau dipakai oleh masyarakat. Tentu ke depan harus dilakukan pengembangan lebih lanjut terutama dari sektor produksinya," harapnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement