REPUBLIKA.CO.ID, MacBook Pro terbaru memang memiliki touch bar super canggih. Namun beberapa pemilik MacBook Air lama bisa menikmati layar sentuh 'mendadak' pada laptopnya.
Dilansir melalui Engadget, AirBar kini sudah hadir secara global. Pihak perusahaan memberikan pernyataan, AirBar bisa digunakan pada perangkat notebook dengan luas layar hingga 15,6 inch. Dalam ajang Consumer Electronics Trade Show (CES) 2017 di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, pihak AirBar sudah mengumumkan ketersediaan perangkat tersebut. Bahkan ketika dicoba pada MacBook berlayar 13,3 inch, AirBar tetap berfungsi dengan baik.
Pihak AirBar juga menyatakan bahwa pengguna tak perlu mencemaskan perihal drives dari perangkat desktop. Sebab, AirBar bisa digunakan semudah 'plug' and 'touch'. Cara pemasangannya juga cukup praktis. AirBar berbentuk seperti tongkat pendek. Kemudian ada semacam magnet pada kedua ujungnya.
Cukup senderkan AirBar pada bagian bawah wajah depan layar notebook. Magnet akan membuat AirBar menempel. Kemudian sambungkan AirBar melalui USB port pada notebook. Ketika sambungan dilakukan akan tampak warna lampu AirBar menyala. Dalam sekejap layar laptop berubah menjadi touchscreen. Pengguna bisa melakukan scroll naik dan turun, mengetuk, hingga menulis.
Seorang vlogger teknologi dengan akun Youtube Unbox Therapy mengunggah video mengenai AirBar. Ia menggunakannya pada perangkat MacBook Pro. AirBar berfungsi cukup baik. Hanya saja ketika melakukan gerakan memindahkan tab atau laman situs sedikit tersendat.
Kemudian sang vlogger mencobanya pada perangkat laptop berbasis Windows. Ia tidak menyangka, AirBar juga bisa berfungsi pada laptop tersebut. Bahkan AirBar bekerja lebih baik pada perangkat Windows. Unbox Therapy yang memiliki lebih dari 4 juta subscribers tersebut mengunggah video AirBar sekitar satu bulan lalu. Hingga saat ini video review AirBair sudah mencapai 2,6 juta penonton. AirBar memang mengundang rasa penasaran pencinta gadget. Rencananya aksesori tersebut bisa dibeli Maret mendatang.