Sabtu 17 Dec 2016 00:05 WIB

Zomato Ingin Melipatgandakan Usaha di Indonesia

Zomato memiliki tim khusus yang bertugas menemui pemilik restoran untuk mencatat data mulai dari konsep, kategori, jam buka, alamat, situs, hingga makanan yang direkomendasikan.
Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Zomato memiliki tim khusus yang bertugas menemui pemilik restoran untuk mencatat data mulai dari konsep, kategori, jam buka, alamat, situs, hingga makanan yang direkomendasikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  --  Pemain produk teknologi kuliner (foodtech), Zomato siap melipatgandakan usahanya di Indonesia. Target perusahaan yang berbasis di India ini memenangkan pertarungan sengit dalam industri foodtech.

"Zomato membantu pengguna ‘menemukan’ dan mencari restoran baru dengan fitur search dan nearby," kata Country Manager Zomato Indonesia Karthik Shetty dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (16/12).

Karthik mengatakan, Zomato juga memiliki fitur yang memungkinkan pengguna menciptakan daftar koleksi restoran mereka sendiri, yang mudah di-share melalui SMS, WhatsApp, atau media sosial.

Kata Karthik, salah satu keunggulan teknologi Zomato adalah algoritma perusahaan yang menentukan popularitas restoran yang ada di platform Zomato. Ia meyakini ini adalah inovasi terpenting yang membedakan Zomato dengan pemain lainnya dalam industri foodtech.

Algoritma ini tidak hanya mengkalkulasi rating restoran berdasarkan perhitungan rata-rata sederhana dari rating yang diberikan pengguna. Rating yang diberikan pengguna memiliki bobot yang berbeda tergantung kredibilitas pengguna dari Zomato tersebut.

Artinya,  pengguna perlu membangun status mereka di Zomato sebelum rating yang ia berikan bisa memberikan dampak yang sama kuatnya dengan pengguna Zomato yang sudah veteran. Guna mengantisipasi berbagai situasi tertentu, termasuk ketika sebuah restoran baru dibuka dan memiliki rating yang tidak stabil.

Dalam hal trafik saat ini, Karthik mengatakan di Jakarta dan Bali Zomato telah memiliki lebih dari dua juta pengguna yang unik. Adapun trafik bulanan mencapai enam juta kunjungan hanya untuk Jakarta.

Karthik menyebutkan, pengguna lokal biasanya mencari rata-rata sembilan hingga sepuluh laman dalam sekali kunjungan dengan durasi empat menit per sesi.

"Trafik web dan aplikasi kami selalu bertumbuh dalam tingkat yang sehat dari bulan ke bulan di Indonesia, dan ini benar-benar memberikan kami dorongan yang besar," katanya.

Zomato adalah panduan restoran online yang menyediakan informasi lengkap meliputi daftar makanan, foto, ulasan, hingga rating berbagai restoran di Jakarta dan Bali. Perusahaan yang didukung oleh para investor ini kini mengklaim telah mencapai titik break event point (BEP) di awal tahun.

Zomato telah mendapatkan investasi lebih dari 225 juta dolar AS dari berbagai investor termasuk Sequoia Capital, Temasek Holdings, Vy Capital, dan Info Edge India.  Hingga kini, situs dan aplikasi Zomato memiliki informasi mendetil dari 30 ribu restoran lebih di Indonesia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement