REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Google mengumumkan nama-nama startup Indonesia untuk tahap kedua atau kelas kedua yang akan turut serta dalam program Launchpad Accelerator di markas Google yang berlokasi di Mountain View, Kalifornia.
Terdapat enam startup dan mereka akan bergabung di tahap kedua pada tanggal 13 Juni 2016. Program ini menggulirkan dana sebesar 50.000 dolar AS dalam equity-free funding selama dua minggu bebas biaya untuk bootcamp di markas Google. Kemudian, terdapat enam bulan mentorship serta akses ke alat bantu dan referensi dari Google.
Para peserta ini akan mendapatkan kredit produk dan publisitas dari Google. Ini merupakan salah satu langkah yang dilakukan Google untuk memenuhi misi 2020, yaitu berpartisipasi melatih 100.000 pengembang Indonesia.
Co-founder dan CEO Efishery, Gibran Chuzaefah Amsi El Farizy, diumumkan sebagai salah satu dari inovator teratas dari 27 inovator teratas di ekosistem startup Indonesia setelah berpartisipasi dalam kelas Google Launchpad Accelerator yang pertama.
"Musuh terbesar Anda bukanlah kegagalan, namun godaan untuk menjadi biasa. Namun, para mentor akan mendorong Anda untuk menciptakan produk yang luar biasa dan dengan skala startup yang juga luar biasa," kata Gibran.