Senin 30 Nov 2015 12:16 WIB

Cina Miliki Robot Antiteror

Rep: c11/ Red: Dwi Murdaningsih
Cina miliki robot antiteror
Foto: Daily Mail
Cina miliki robot antiteror

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Serangkaian robot serangan yang dirancang untuk memerangi terorisme telah diluncurkan di Cina. Kantor berita Xinhua menyatakan robot serangan merupakan tiga perangkat baru anti teror yang diresmikan oleh Cina.

Diantara robot tersebut terdapat mesin mainan yang membawa senapan dan peluncur granat untuk digunakan di garis depan. Robot yang diresmikan Konferensi Robot Dunia 2015 pada pekan lalu di Beijing dapat saling berkoordinasi di medan perang. Salah satu robot akan digunakan untuk misi pengintaian awal.

Kemampuan lainnya dapat mendeteksi gas beracun, bahan kimia berbahaya dan bahan peledak serta mengirim data yang kembali ke tentara. Jika misi pengintaian menemukan sesuatu yang salah, robot lain yang dikenal sebagai mesin ordnance disposal (EOD) akan dikirim untuk mengatasi situasi.

Dalam situasi yang berbahaya sebuah robot penyerang memiliki senjata ringan kaliber, senapan recoilless dan peluncur granat yang akan diturunkan. "Dengan teleskop penampakan, pemicu aman dipasang, penyerang dapat mencapai target dari jarak jauh," sebut Xinhua dilansir dari laman Dailymail, Senin (30/11).

EOD robot beratnya sekitar 12 kilogram dan dapat dibawa di punggung seorang prajurit. Ini dirancang untuk membantu mereka pada misi solo. Diperkirakan bahwa kepolisian setempat di Beijing menjadi salah satu pembeli untuk tiga robot ini.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement