Senin 19 Oct 2015 11:49 WIB

Sensor Ini Bisa Deteksi Kontaminasi Limbah Secara Langsung

sensor limbah SBT Aqua
Foto: Science Alert
sensor limbah SBT Aqua

REPUBLIKA.CO.ID, KOPENHAGEN -- Pencemaran air kini telah menjadi masalah yang serius. Kini, ilmuwan menemukan satu cara untuk mendeteksi pencemaran dengan lebih mudah. Ilmuwan membuat biosensor SBT Aqua yang bisa membantu mendeteksi air terkontaminasi. Proses ini tidak memerlukan waktu lama.

Biosensor yang dikembangkan oleh Erik Gustav Skands, mahasiswa pascasarjana di Denmark ini bisa mendeteksi pencematan dalam waktu cepat. Sensor bekerja melalui teknik impedansi kitometri. Cairan air dipantau melalui elektroda yang membawa sinyal tegangan multi frekuensi.

Ketika bakerti dan partikel limbah bertumbukan dengan elektroda, hal ini akan mempengaruhi hambatan listrik. Perubahan hambatan yang ditimbulkan oleh bakteri berbeda dengan partikel non organik. Sensor ini bisa mengidentifikasi tingkat akurasi yang tinggi terhadap air yang terkontaminasi.

"Saat ini semua teknologi komersial untuk mendeteksi bakteri membutuhkan treatmen pewarnaan, inkubasi," ujar dia seperti dikutip Science Alert.

Dengan sensor ini tim yakin masalah pencemaran bisa dideteksi secara real time. Hal ini mirip seperti sensor cerdas di dalam rumah. Setelah lulus pada tahapan pengembangan produk dan pengujian, produk ini rencananya akan diluncurkan komersial pada tahun 2016 mendatang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement