Senin 02 Feb 2015 03:19 WIB

Google Kembangkan Metode Deteksi Kanker Kulit

Rep: Dwi Murdaningsih/ Red: Agung Sasongko
Google. Ilustrasi
Foto: siliconangle.com
Google. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Semakin banyak cara bisa dilakukan untuk mendeteksi penyakit kanker. Semakin maju, penyakit kanker pun bisa dideteksi dengan lebih mudah.

Mesin pencari Google sedang mengembangkan detektor nano partikel yang bisa meneteksi kanker kulit melalui sebuah manset pintar yang dipakai pada pergelangan tangan. Tahun lalu, Google telah mengumumkan partikel nano ini bekeja melalui sebuah medan magnet dan mencari sel-sel kanker yang berada dalam aliran darah.

Sekarang, perusahaan menggunakan kulit sintetis untuk makin mengembangkan teknologi ini. Karyawan Google mengatakan, alat yang disebut The Atlantic ini menggunakan sinyal cahaya yang menghubungkan pembuluh darah vena melalui manset tersebut. Nantinya, cahaya yang dihasilkan ini akan mendeteksi kemungkinan adanya sel-sel kanker.

"Ini adalah cara yang cukup aneh untuk melihat sel-sel kanker mulai menggerogoti anda," ujar kepala departemen sains Google, Andrew Conrad, Senin (2/2).

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement