Ahad 22 Jun 2014 19:01 WIB

Google Berencana Pasang Kabel Optik Melintasi Samudera Pasifik

Rep: cr01/ Red: Agung Sasongko
Google
Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Google

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Google berencana menanam investasi internet kabel bawah tanah melintasi Samudera Pasific demi mengatasi masalah permintaan bandwidth yang terus meningkat. Rencana ini seperti dilaporkan Wall Street Journal dari V3, Ahad (22/6).

Tidak main-main. Google berniat menyambung kabel dari Amerika hingga Jepang dengan melintasi Samudera Pasifik. Menurut sumber terpercaya, pemasangan kabel ini dimulai dari sub-sea data center di Oregon dan berakhir di area lain di Asia.

Dengan langkah ini Google berusaha memastikan setiap layanan yang diberikannya berkualitas tinggi dengan memindahkan mereka dari jaringan publik ke web servis.

Rencana ini seupa dengan proyek bernilai 300 juta sebelumnya yang dicanangkan Google tahun 2007-2010. Proyek dijalankan melalui sebuah konsorsium enam perusahaan telekomunikasi di Asia dibawah merek Unity Consortium. Perusahaan yang terlibat diantaranya, Singapore Telecommunications, Bharti Airtel, Global Transit, Google , KDDI Corporation dan Pacnet.

Di Inggris rencana serupa juga pernah dijalankan lembaga benama BT. BT menanamkan kabel optik dari Kepulauan Scilly demi menghadirkan jaringan broadband ke pulau terpencil tersebut. Rencana ini berjalan mulus dan menghabiskan dana sebesar 4 juta euro.

Penanaman kabel bawah tanah merupakan salah satu solusi demi menghadirkan internet cepat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement