Selasa 14 Aug 2012 22:15 WIB

Pabrik Foxconn di Indonesia akan Produksi 10 Juta Gadget

Foxconn
Foto: European Pressphoto Agency
Foxconn

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan perusahaan komponen elektronik asal Taiwan Foxconn akan memproduksi 10 juta barang elektronik seperti telepon genggam, televisi, dan Ipad pada 2013.

"Kira-kira produksinya minimal 10 juta telepon genggam, televisi, Ipad, dan produk elektronik lainnya dengan perakitan barang produksi yang dimulai tahun ini" kata menteri di Jakarta, Selasa. Menurut dia produk Foxconn akan diluncurkan pada 6 Juli 2013.

Oleh karena itu, perusahaan yang memproduksi komponen elektronik untuk berbagai merek produk elektronik ternama itu, akan mulai berinvestasi dalam satu atau dua bulan ke depan.

"Mereka meminta investasi diresmikan pada Juli tahun depan," katanya.

Nilai investasi Foxconn, lanjutnya, mencapai sekitar 5-10 miliar dolar AS. Hidayat juga mengatakan, dalam upaya merekomendasikan mitra lokal untuk kerja sama produksi, Kemenperin akan berusaha mengusulkan produk lokal yang berasal dari perusahaan BUMN maupun swasta yang akan didorong menjadi produk nasional.

"Kita ajak BUMN Inti karena pernah mau memproduksi handphone serta Polytron yang merupakan satu-satunya brand Indonesia untuk televisi yang mempunyai jaringan luas dan bagus," katanya.

Sebelumnya, MS Hidayat mengatakan Foxconn meminta pertemuan berkala dengan tim teknis yang melibatkan Kementerian Perindustrian, Badan Koordinasi Penanaman Modal, dan Kementerian Perdagangan.

Selain itu, Foxconn membutuhkan mitra yang produknya sudah memiliki "brand" yang kuat dan tersebar ke masyarakat.

Tidak ada perubahan untuk tahap pengadaan lahan pabrik Foxconn. MS Hidayat mengatakan pada tahap awal, Foxconn membutuhkan lahan 50 dari total permintaan 500 hektare.

Untuk mendukung produksinya, Foxconn membutuhkan sekitar 1000 teknisi. "Mereka membutuhkan banyak sekali engineer," kata Hidayat.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement