REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA -- Mengunakan domba itu sendiri untuk memperingatkan terhadap serangan mendadak serigala terhadap kawanan domba mungkin terdengar menggelikan. Namun uji coba sedang dilakukan di Swiss di mana para predator kerap kembali 'mengunjungi' mangsanya di peternakan dan ladang rumput.
"Ini kali pertama sistem tersebut dicoba di area terbuka," ujar pakar biologi, Jean-Marc Landry, yang ikut terlibat dalam pengetesan. Uji coba dilakukan di kawasan pusat peternakan di Swiss pekan ini.
Dalam uji coba, seperti dilaporkan oleh kantor berita ATS, sekitar 10 domba, masing-masing dipasangi dengan alat monitor jantung. Kemudian mereka dihadapkan dengan dua ekor serigala yang sudah diberangus.
Selama eksperimen, perubahan di detak jantung para domba ditemukan sangat signifikan. Menurut pakar, perubahan itu cukup kentara hingga sangat mungkin bila hewan-hewan tersebut dipasangi kalung yang dapat melepaskan sistem penolak untuk membuat para serigala menyingkir, sekaligus mengirim sinyak kepada para penggembala.