Sabtu 12 May 2012 14:49 WIB

Axis Perluas Layanan Broadband ke Jawa Tengah

Axis
Foto: Axis
Axis

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--AXIS memperluas jaringan akses data kecepatan tinggi (HSPA) di enam kota besar di Jawa Tengah.

"Dengan jalur yang telah disempurnakan untuk peningkatan kecepatan, jaringan HSPA AXIS akan terus diperluas untuk pertumbuhan AXIS yang berkelanjutan," kata Direktur Sales AXIS Syakieb A Sungkar .

Enam kota di Jawa Tengah itu adalah Semarang, Yogyakarta, Solo, Purwekerto, Tegal dan Pekalongan.

Pelanggan AXIS di wilayah itu sekarang dapat menikmati layanan jelajah internet yang lebih cepat, "video streaming" tanpa gangguan dan proses mengunduh data dengan kecepatan yang lebih baik dan tarif yang terjangkau.

Kinerja jaringan HSPA AXIS di Semarang diukur dalam "Uji Kualitas Jaringan Terbuka". Hasilnya menunjukkan bahwa jaringan AXIS bekerja dengan sangat baik, dengan Troughput Data Maksimal 1,32 Mbps (sangat baik).

Kekuatan Sinyal rata-rata dalam uji coba adalah -75.37 dBm RSCP (sangat baik) dan Kualitas sinyal rata-rata adalah -7.96 dB Ec/No (sangat baik); 22.7 CQI (sangat baik).

Sementara dari 41 kali uji panggilan yang dilakukan selama uji jaringan, "Call Set-up Success Rate" (CSSR) dan "Call Completion Success Rate" (CSSR) adalah sangat baik yaitu 100 persen.

Chief Marketing Officer AXIS Daniel Horan mengungkapkan bahwa AXIS telah melakukan investasi pada infrastruktur yang sebagian besar penerapannya untuk pembangunan jaringan layanan data serta pengenalan teknologi HSPA

Pada Juni 2011, AXIS menyelesaikan transaksi pendanaan sejumlah 1,2 miliar dolar AS untuk mendukung penerapan jaringan dan infrastruktur pada pembangunan jaringan layanan data dan memperkenalkan teknologi HSPA

Hasil dari jaringan tersebut adalah kehadiran layanan broadband berkecepatan tinggi bagi pelanggan.

AXIS mulai beroperasi di Indonesia sejak April 2008 dan hingga saat ini telah tersedia di lebih dari 400 kota di seluruh pulau-pulau besar Indonesia, termasuk Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Lombok dengan 17 juta pelanggan. 

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement