Senin 06 Jun 2011 15:21 WIB

Giliran Server Nitendo Dibobol Peretas

Nitendo
Nitendo

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Server Nintendo yang berbasis di AS diserang beberapa minggu lalu, tetapi tidak ada data konsumen yang dicuri, perusahaan pembuat perangkat game itu mengatakan hari Minggu (5/6).

Nintendo merupakan perusahaan terakhir yang menjadi target para penjahat cyber dalam serangan hacking. Pada April lalu peretas juga masuk ke server Sony Corp dan mendapatkan informasi pribadi milik 100 juga pelanggan.

Serangan terhadap Nintendo tidak berdampak kepada informasi konsumen, kata Nintendo dikutip Reuters.

"Server tidak berisi informasi konsumen. Perlindungan terhadap informasi pelanggan kami merupakan prioritas utama kami," kata Nintendo of America, unit Nintendo di AS, dalam sebuah pernyataan e-mail.

"Kami terus memonitor keamanan kami," tambahnya.

Pada hari Minggu (5/6), kelompok hacker LulzSec mengaku telah menyerang Nintendo dalam pernyataan yang dimuat di feed twitter-nya. LulzSec adalah kelompok yang sama yang masuk ke server yang menjalankan Sony Pictures Entertainment pekan lalu dan mengklaim serangan terhadap televisi PBS di AS dan Fox.com.

LulzSec men-tweet bahwa mereka telah mengambil satu file tetapi "kami tidak bermaksud membahayakan Nintendo. Nintendo sudah memperbaikinya juga."

Nintendo merencanakan akan mengenalkan konsol game terbarunya yang juga sebagai penerus Wii pada Selasa (7/6). Ini akan menjadi konsol rumahan (untuk di rumah) pertama yang akan masuk ke pasar dalam lima tahun terakhir.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement