Ahad 10 Dec 2023 07:58 WIB

Tingkatkan Sinergi, Huawei Dorong Pengembangan Talenta Digital Indonesia

Sinergi dijalin untuk mendukung tercapai Visi Indonesia Emas 2045.

Untuk meningkatkan sinergi, Huawei Indonesia  Huawei Media Camp 2023 di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Foto: Dok Huawei
Untuk meningkatkan sinergi, Huawei Indonesia Huawei Media Camp 2023 di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

REPUBLIKA.CO.ID, SUMBA TIMUR -- Huawei menegaskan komitmennya untuk mendorong pengembangan sumber daya manusia (SDM) digital di Indonesia. Hal ini dilakukan perusahaan asal Negeri Tirai Bambu itu dengan melakukan berbagai kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder).

Dalam pengembangan SDM digital, perusahaan bergerak berdasarkan komitmen 'I Do' yang menargetkan terciptanya 100 ribu insan Indonesia tanggap digital melalui sejumlah pelatihan dan sertifikasi hingga 2025. Saat ini, Huawei telah melatih lebih dari 93 ribu orang. 

Baca Juga

"Huawei optimistis dapat menjangkau 100 ribu talenta digital satu tahun lebih cepat dari target," CEO Huawei Indonesia, Long di Sumba Timur, NTT pada Sabtu (9/12/2023).

Dia menjelaskan, transformasi digital mutlak mesti dijalankan oleh setiap negara, termasuk Indonesia. Karenanya, Huawei pun berinisiatif mempererat jalinan kemitraan dengan pemerintah dan dunia pendidikan. Kolaborasi ini bertujuan untuk mempersiapkan talenta digital yang kelak menjadi pengguna solusi TIK di tengah masyarakat yang kian teknologi sentris.

Selama satu tahun terakhir, Huawei Indonesia telah menjalin kerja sama dengan berbagai stakeholder pemerintahan. Seperti Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), serta Kantor Staf Presiden. Melalui kerja sama ini, perusahaan berharap dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensi talenta digital menyongsong era digital 5.0 serta mengantisipasi potensi ancaman serangan siber.

Untuk menjamin pemanfaatan teknologi bagi semua orang tanpa terkecuali, Huawei juga fokus memperluas jangkauan konektivitas hingga ke daerah-daerah terpencil guna menciptakan kesetaraan digital. Upaya ini diimbangi dengan proses peningkatan kapasitas dan wawasan digital SDM Indonesia.

Sinergi dengan Stakeholder

Selain talenta digital, Huawei juga menegaskan kembali komitmen untuk terus memperkuat jalinan sinerginya dengan para stakeholder guna menyukseskan transformasi digital Indonesia. Penegasan komitmen kerja sama ini menjadi tonggak utama penyelenggaraan Huawei Media Camp 2023 di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Dalam rangka memperkuat jalinan sinergi tersebut, kegiatan ini melibatkan lebih dari 30 pemimpin redaksi dan editor senior, seluruh lini bisnis Huawei. Termasuk berbagai mitra strategis, seperti perwakilan dari dunia bisnis, yakni perusahaan daur ulang urban GEM, Co, Ltd dan PT Xurya Daya Indonesia. Turut hadir juga  perwakilan dari asosiasi industri, Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel), serta akademisi dari Institut Teknologi Bandung dan Telkom University. 

”Selama lebih dari 23 tahun beroperasi di Indonesia, Huawei telah membangun kerja sama sinergis dengan berbagai pemangku kepentingan, pemerintah, industri, dunia pendidikan, dan media demi mendukung kesuksesan transformasi digital dan tercapainya Visi Indonesia Emas 2045 yang mengokohkan Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi terkemuka di dunia,” kata Long.

Dia menjelaskan, Huawei akan terus turut berkontribusi memajukan Indonesia bersama-sama dengan seluruh mitra dan pemangku kepentingan. Hal ini dilakukan melalui inovasi teknologi dan layanan yang terus dikembangkan oleh seluruh lini bisnis Huawei. Mulai dari dari grup bisnis carrier network, enterprise, consumer, cloud, hingga digital power.

“Selaras dengan komitmen global Huawei, kami mengundang dan melibatkan para mitra dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama meletakkan fondasi yang kokoh untuk penguatan ekonomi digital. Upaya ini mencakup percepatan transformasi digital di berbagai sektor, mendorong pembangunan ramah lingkungan melalui utilisasi teknologi, memperkuat keamanan siber dan perlindungan data pribadi untuk meningkatkan keamanan dan kepercayaan publik, membina kompetensi talenta digital untuk menjembatani kesenjangan digital, serta memupuk kolaborasi untuk menjajaki peluang-peluang di masa depan," kata dia.

Konektivitas digital dan modern menjadi krusial dalam menyongsong era 5.0. Pada era itu, peran koneksi internet tak hanya membantu proses komunikasi. Akan tetapi juga menunjang keterhubungan pada infrastruktur fisik. 

Implementasi 5G

Guo menjelaskan, percepatan implementasi 5G menjadi fokus Huawei dalam mendukung proses transformasi digital di banyak negara. Keunggulan Huawei dalam teknologi 5G telah membantu pembangunan jaringan 5G di 10 kota teratas di dunia, khususnya dalam hal kecepatan koneksi jaringan. 

Huawei juga disebutkan telah bekerja sama dengan 400 operator selular di seluruh dunia dalam menyediakan produk data storage dan solusi cerdas berbasis 5G. Pembangunan konektivitas 5G yang dilakukan Huawei telah menjadi urat nadi bagi kehidupan penduduk dari 700 smart city yang tersebar di lebih 100 negara dan regional. 

Di Indonesia, Huawei bersama Mastel dan Telkomsel berkolaborasi membangun jaringan 5G di Solo Technopark. Kolaborasi pembangunan jaringan ini dilaksanakan berbarengan dengan penyelenggaraan konferensi tingkat tinggi yang melibatkan seluruh ekosistem digital di Tanah Air untuk mengeksplorasi 5G live use case terintegrasi. Sekaligus membahas mengenai perkembangan 5G terkini di seluruh dunia.Khususnya dalam hal penerapan jaringan, pengembangan pengguna, pembangunan ekosistem, pengalaman digital, aplikasi industri, dan nilai bisnis. 

Selain jaringan 5G, Huawei juga memberikan dukungan pada jaringan Kereta Cepat Whoosh untuk menciptakan konektivitas modern bagi masyarakat urban di dua kota utama yakni, Jakarta dan Bandung. Dukungan ini dapat menjadi use case 360 yang tepat menggambarkan kontribusi besar Huawei terhadap ekspansi infrastruktur pemerintah yang mampu menciptakan efek multiplier bagi perekonomian nasional. 

Pada proyek KA cepat Whoosh, Huawei dan China Railway Signal and Communications (CRSC) berkolaborasi untuk membangun jaringan komunikasi berteknologi nirkabel di frekuensi 900 Mhz. Ini merupakan sistem transmisi persinyalan serta data center untuk menunjang operasional di KA cepat Whoosh yang memiliki jalur sepanjang 142,3 kilometer.

photo
Chairman of GEM, Xu Kaihuwa memberikan paparan pada saat Huawei Media Camp 2023. - (Huawei)

Dijelaskan, kehadiran Huawei Cloud disambut sangat positif di Indonesia. Teknologi ini menjadi solusi untuk berbagai sektor  industri, seperti media, jasa keuangan, energi, pendidikan, layanan kesehatan, hingga telekomunikasi. 

Huawei Cloud yang terintegrasi dengan data center mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional suatu organisasi. Ini merupakan keunggulan utama Huawei Cloud yang telah dinikmati oleh para pengguna di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. 

Data center 3AZ mengintegrasikan solusi cloud, komputasi tingkat tinggi, penyimpanan, jaringan, dan solusi daya digital yang ramah lingkungan. Data center Huawei ini dapat digunakan sebagai solusi digital oleh berbagai sektor industri di Indonesia untuk mendukung operasional rutinnya. Salah satu industri yang saat ini telah memanfaatkan data center 3AZ adalah industri media.

Di wilayah Asia Tenggara, bisnis Huawei Cloud telah bertumbuh 20 kali lipat dalam kurun waktu empat tahun terakhir. Ini menjadikan Huawei Cloud sebagai salah satu penyedia komputasi awal dengan laju pertumbuhan tercepat di wilayah tersebut. 

Berdasarkan data IDC, Huawei Cloud menempati peringkat ke-4 di pasar cloud public IaaS di Asia Tenggara dengan pangsa pasar sebesar 3,5 persen. Ini merupakan yang terbesar di antara penyedia cloud asal Tiongkok. 

Saat ini, Huawei Cloud memiliki availability zones (AZs) terbanyak di Asia Tenggara dengan total 14 AZs di 11 negara. Huawei Cloudjuga  berencana untuk meluncurkan tiga AZs di Manila, Filipina pada Desember tahun ini. Pada saat itu, Huawei Cloud akan memiliki 21 pusat data AZs di Asia Tenggara atau jumlah terbanyak di antara penyedia layanan cloud.

Menekan Dampak Perubahan Iklim

Untuk membantu pemerintahan dunia menekan dampak perubahan iklim, Huawei juga berkomitmen penuh dalam menggunakan solusi dan produk daya digital ramah lingkungan guna mengurangi jejak karbon pada operasi internal maupun para mitranya. Secara global, solusi TIK terintegrasi Huawei telah berkontribusi pada penghematan daya listrik hingga 400 juta kWh dan memangkas emisi karbon sekitar 140 ribu ton. 

Sementara itu, bisnis Huawei Digital Power telah membantu para mitranya menghasilkan 695,1 miliar kWh energi bersih dan menghemat pemakaian listrik sebesar 19,5 miliar kWh. Komitmen ini telah berimbas positif terhadap penurunan emisi karbon hingga 340 juta ton, setara dengan menanam 470 juta pohon.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement