Rabu 06 Dec 2023 14:10 WIB

Benarkah Garam atau Belerang Dapat Cegah Ular Masuk ke Rumah?

Tidak ada cara tertentu untuk menghalau ular masuk rumah terlebih garam atau belerang

Rep: Wilda Fizriyani / Red: Friska Yolandha
Petugas Jakarta Konservasi Animal Rescue mengevakuasi monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di kawasan Rawa Badak, Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (9/2/2023). Evakuasi itu dilakukan karena para warga khawatir monyet tersebut dapat menularkan sejumlah penyakit seperti TBC.
Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Petugas Jakarta Konservasi Animal Rescue mengevakuasi monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di kawasan Rawa Badak, Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (9/2/2023). Evakuasi itu dilakukan karena para warga khawatir monyet tersebut dapat menularkan sejumlah penyakit seperti TBC.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Ular masih menjadi momok tersendiri bagi masyarakat di pemukiman. Tidak heran apabila masyarakat berusaha mencari cara untuk mencegah hewan tersebut masuk ke rumah.

Penggunaan garam atau belerang sering diyakini dapat mencegah ular masuk ke rumah. Lalu benarkah itu termasuk cara tepat atau sekadar mitos belaka?

Baca Juga

Sekretaris Yayasan Sioux Ular Indonesia, Rizky Akbar, menyatakan, tidak ada cara tertentu untuk menghalau ular masuk rumah terlebih menggunakan garam atau belerang. Cara yang dapat dilakukan adalah meminimalisasi seperti memberi jaring pada ventilasi atau saluran air. Kemudian memperkecil celah pintu dan membersihkan rumah secara rutin.

Masyarakat juga harus berusaha untuk tidak menumpuk barang, sampah atau kardus. "Dan mencoba mengeliminasi mangsa ular seperti tikus, katak, kodok dan lain-lain," ucapnya saat dikonfirmasi Republika.co.id, Rabu (6/12/2023). 

Rizky mengaku cara-cara tersebut tidak menjamin 100 persen berhasil namun setidaknya dapat meminimalisir. Hal ini karena hakikatnya ular hanya makhluk hidup biasa yang dapat tersesat masuk ke dalam rumah. Situasi ini tidak beda jauh dengan kucing, kupu-kupu, capung, burung dan sebagainya.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, Satpol PP Kabupaten Malang, Sigit Yuniarto juga mengungkapkan sejumlah cara agar rumah tidak dimasuki ular. Selain menjaga kebersihan dengan menghindari tumpukan barang, masyarakat harus menutup atau memperbaiki segala celah atau lubang di dinding atau lantai rumah. Sebab, ular dapat memanfaatkan celah kecil untuk masuk.

Masyarakat juga tidak boleh lupa untuk membersihkan tanaman di halaman. Pasalnya, rumput yang tinggi atau semak belukar di sekitar rumah dapat menjadi tempat persembunyian untuk ular. "Pastikan taman tetap terjaga dan terawat," jelasnya.

Tips lainnya, yakni dengan menghindari untuk menyimpan barang di bawah tangga. Hal ini penting karena ular dapat memanfaatkan ruang di bawah tangga sebagai tempat persembunyian. Sebab itu, masyarakat harus memastikan area tersebut terawat dengan baik.

Cara lain yang juga tidak kalah penting, yaitu memastikan area bermain anak-anak bersih dan bebas dari tumpukan mainan atau barang yang dapat menjadi tempat persembunyian. "Dan dengan menjaga kebersihan dan merawat lingkungan sekitar rumah, Anda dapat mengurangi kemungkinan ular masuk ke dalam rumah," jelasnya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement