Rabu 06 Dec 2023 08:07 WIB

Meta Rilis Peranti Penerjemah dengan AI, Seperti Apa?

Model terjemahan bahasa dengan AI milik Meta disebut Seamless Communication.

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Natalia Endah Hapsari
 Meta baru-baru ini meluncurkan rangkaian model terjemahan bahasa kecerdasan buatan (AI) yang disebut Seamless Communication. Rangkaian tersebut terdiri dari empat model./ilustrasi
Foto: EPA-EFE/META HANDOUT
Meta baru-baru ini meluncurkan rangkaian model terjemahan bahasa kecerdasan buatan (AI) yang disebut Seamless Communication. Rangkaian tersebut terdiri dari empat model./ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Meta baru-baru ini meluncurkan rangkaian model terjemahan bahasa kecerdasan buatan (AI) yang disebut Seamless Communication. Rangkaian tersebut terdiri atas empat model. 

Fitur ini bertujuan untuk memungkinkan Komunikasi lintas bahasa yang lebih alami dan autentik. Suite ini mencakup tiga model utama, yaitu SeamlessExpressive, SeamlessStreaming, dan SeamlessM4T v2. 

Baca Juga

Model-model ini dirancang untuk melestarikan ekspresi dan seluk-beluk ucapan dalam berbagai bahasa. Mereka juga menyampaikan terjemahan ucapan dan teks dengan latensi sekitar dua detik. Selain itu, memungkinkan orang untuk berkomunikasi dengan mudah melalui ucapan dan teks. 

Meta mengeklaim bahwa rangkaian AI dapat “mereproduksi emosi pembicaraan secara akurat” dan dapat mencapai penundaan hanya dua detik. Kemampuan interpretasi simultan dan dukungan untuk hampir 100 masukan bahasa. Ada laporan bahwa Seamless Communication adalah hasil penelitian Meta untuk merayakan 10 tahun berdirinya organisasi penelitian AI miliknya sendiri, “Fundamental AI Research”. 

Dilansir Gizchina, Rabu (6/12/2023), SeamlessExpressive adalah model yang bertujuan untuk mempertahankan ekspresi, emosi, dan prosodi suara pembicara selama penerjemahan ucapan-ke-ucapan. Model ini berfokus pada menangkap nuansa ekspresi manusia, yang sering diabaikan oleh alat penerjemahan yang ada. Dengan mempertahankan gaya vokal dan nuansa emosional suara pembicara, SeamlessExpressive memungkinkan komunikasi lintas bahasa yang lebih alami dan autentik. 

Sementara itu SeamlessStreaming adalah model kunci lainnya dalam perangkat Seamless Communication. Ini memungkinkan terjemahan ucapan dan teks hampir real-time dengan latensi hanya sekitar dua detik. 

Tidak seperti sistem terjemahan konvensional yang menunggu pembicara menyelesaikan kalimatnya sebelum menerjemahkan, SeamlessStreaming menerjemahkan saat pembicara masih berbicara. Fitur ini memungkinkan percakapan yang lebih lancar dan alami antara penutur bahasa berbeda. 

SeamlessStreaming mendukung terjemahan lisan (terjemahan ucapan-ke-ucapan), terjemahan dikte (terjemahan ucapan-ke-teks, S2TT) dan pengenalan ucapan otomatis (Pengenalan ucapan otomatis). Model komprehensif Seamless mengintegrasikan tiga model bahasa untuk memfasilitasi skenario universal. 

Berikutnya, SeamlessM4T v2 berfungsi sebagai model dasar multibahasa dan multitask yang mendukung dua model lainnya dalam perangkat Seamless Communication. Ini adalah versi yang ditingkatkan dari model SeamlessM4T asli, memberikan peningkatan konsistensi antara keluaran teks dan ucapan. 

SeamlessM4T v2 memungkinkan orang untuk berkomunikasi dengan mudah melalui ucapan dan teks dalam berbagai bahasa, menjadikannya komponen penting dari kit terjemahan Seamless Communication AI 

Peluncuran kit terjemahan Seamless Communication AI mewakili kemajuan signifikan dalam bidang terjemahan bahasa AI. Dengan memungkinkan komunikasi lintas bahasa yang lebih alami dan autentik, rangkaian Seamless Communication memiliki potensi untuk menghilangkan hambatan bahasa dan memfasilitasi komunikasi dalam skala global. 

Fitur-fitur utama dari perangkat Seamless Communication, seperti menjaga ekspresi, memungkinkan penerjemahan secara real-time, dan mendukung komunikasi multibahasa, menjadikannya alat yang berharga bagi individu, bisnis, dan organisasi yang beroperasi di lingkungan multibahasa. 

“Kami berdedikasi untuk mempromosikan ekosistem AI yang aman dan bertanggung jawab. Kami telah mengambil sejumlah langkah untuk meningkatkan keamanan model Seamless Communication kami; secara signifikan mengurangi dampak toksisitas halusinasi dalam terjemahan, dan menerapkan pendekatan watermarking khusus untuk keluaran audio dari model ekspresif kami,” ujar Meta. Pihak Meta juga percaya pada kekuatan kolaborasi dan penelitian terbuka untuk mendobrak hambatan komunikasi. ''Untuk memungkinkan rekan peneliti kami mengembangkan pekerjaan ini, kami merilis secara publik rangkaian lengkap model Seamless Communication, bersama dengan metadata, data, dan alat,” lanjut Meta.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement