Senin 04 Dec 2023 16:31 WIB

Peringatan BMKG: Wilayah Ini Bakal Diguyur Hujan Sangat Lebat Awal Desember

BMKG telah mengeluarkan peringatan dini dengan tiga kategori status.

BMKG mengimbau masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) waspada ancaman curah hujan tinggi pada Dasarian I Desember atau terhitung hingga 10 Desember 2023. (ilustrasi)
Foto: timeslive.co.za
BMKG mengimbau masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) waspada ancaman curah hujan tinggi pada Dasarian I Desember atau terhitung hingga 10 Desember 2023. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG---Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) waspada ancaman curah hujan tinggi pada Dasarian I Desember atau terhitung hingga 10 Desember 2023. "Dibutuhkan kewaspadaan terkait ancaman curah hujan tinggi," kata Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II NTT, Rahmattulloh Adji di Kupang, Senin (4/12/2023).

Ia menyampaikan Zona Musim di NTT saat ini berada dalam periode peralihan musim berdasarkan Monitoring Awal Musim Hujan.

Baca Juga

Dari analisis yang ada, kata dia, prakiraan peluang curah hujan menunjukkan bahwa di sebagian wilayah NTT akan mengalami curah hujan tinggi atau lebih besar dari 150 mm per dasarian dengan peluang 71 sampai 90 persen.

Atas kondisi itu, lanjutnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini dengan tiga kategori status yakni Waspada, Siaga, dan Awas.

Kecamatan Amfoang Barat Laut, Amfoang Selatan, Amfoang Tengah, Amfoang Timur, dan Amfoang Utara di Kabupaten Kupang, kata diam  diberi peringatan status Awas karena peluang curah hujan bisa lebih besar dari 300 mm per dasarian. Hal yang sama juga berlaku untuk Kecamatan Fatumnasi dan Nunbena di Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Selanjutnya, Kecamatan Langke Rembong dan Wae Rii di Kabupaten Manggarai diberi peringatan Siaga karena curah hujan diprakirakan lebih besar dari 200 mm. Sedangkan Kecamatan Cibal, Cibal Barat, Lelak, Rahong Utara, Ruteng, Satar Mese, dan Satar Mese Utara diberi peringatan Waspada karena prakiraan curah hujan lebih besar dari 150 mm.

Adji mengingatkan agar daerah-daerah dengan status peringatan dini potensi curah hujan tinggi itu untuk melakukan langkah antisipasi. Beberapa hal yang menjadi pertimbangan yakni waspada potensi rusaknya tanaman pertanian atau perkebunan akibat banjir.

Ia juga berpesan agar masyarakat waspada terhadap meningkatnya potensi kejadian longsor pada daerah berlereng. Masyarakat, kata dia, juga harus waspada meningkatnya potensi kejadian banjir di kawasan pemukiman. "Segera lakukan evakuasi apabila hujan deras sudah lebih dari satu jam," ucapnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement