Jumat 01 Dec 2023 21:59 WIB

WhatsApp Siapkan Fitur Baru untuk Status, Seperti Apa?

WhatsApp mengerjakan fitur status teks baru dengan opsi menghilang.

Rep: Desy Susilawati/ Red: Natalia Endah Hapsari
WhatsApp saat ini sedang mengembangkan fitur status teks baru yang menyertakan opsi menghilang./ilustrasi
Foto: EPA-EFE/IAN LANGSDON
WhatsApp saat ini sedang mengembangkan fitur status teks baru yang menyertakan opsi menghilang./ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA---WhatsApp disebut sedang mengerjakan dua pintasan baru untuk mengakses obrolan yang terkunci dengan cepat. Sekarang laporan baru menunjukkan bahwa aplikasi milik Meta sedang mengerjakan fitur status teks baru dengan opsi menghilang.

Seperti dilansir dari laman GadgetsNow, Jumat (1/12/2023), WABetaInfo, WhatsApp saat ini sedang mengembangkan fitur status teks baru yang menyertakan opsi menghilang. Fitur ini tersedia untuk penguji beta iOS dan tersedia dalam pembaruan versi 2.23.20.12.

Baca Juga

WhatsApp secara aktif meningkatkan fitur deskripsi profil, memungkinkan pengguna mengatur timer agar deskripsi terkait menghilang setelah jangka waktu tertentu. Penting untuk diperhatikan bahwa opsi "Never" saat ini tidak tersedia, yang menunjukkan bahwa status teks tetap untuk profil tidak akan menjadi opsi di masa mendatang.

Individu sekarang dapat membuat status teks singkat yang secara otomatis hilang setelah jangka waktu yang ditentukan. Kontrol yang lebih tinggi terhadap visibilitas informasi pribadi ini meningkatkan privasi, memungkinkan pengguna untuk berbagi pembaruan sesaat tanpa mempertahankan status teks permanen di profil mereka.

Penghapusan opsi "Never" memastikan bahwa pengguna memilih status teks berbatas waktu, mendorong pembagian status terbaru yang secara konsisten mencerminkan pemikiran atau aktivitas mereka saat ini.

WhatsApp, yang dimiliki oleh Meta, secara aktif mengerjakan fitur untuk secara diam-diam menyembunyikan obrolan yang terkunci, yang akan menjadi bagian dari pembaruan aplikasi yang akan datang. Saat ini titik akses untuk obrolan yang terkunci terlihat di daftar obrolan, berpotensi mengungkapkan keberadaannya meskipun tidak dapat segera diakses. Fitur yang akan datang akan memberdayakan pengguna untuk menyembunyikan titik akses ini, sehingga mengharuskan masuknya kode rahasia di bilah pencarian untuk mengakses obrolan yang terkunci. Peningkatan ini diarahkan untuk meningkatkan privasi dan keamanan, khususnya bagi pengguna yang ingin menjaga percakapan rahasia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement