Selasa 31 Oct 2023 16:29 WIB

Beda dari TikTok, Ini Keunggulan Aplikasi Roposo untuk Indonesia

Indonesia dinilai sebagai pasar besar untuk konsumsi konten digital.

Rep: Santi Sopia/ Red: Natalia Endah Hapsari
Tiga konten kreator lokal hadir dalam acara peluncuran resmi Roposo - platform LIVE berbasis tren di Indonesia pada Senin (30/10). Untuk merayakan peluncurannya, Roposo mengadakan festival Feel the Vibe selama sepekan, mulai dari 30 Oktober – 5 November 2023 di Lotte Mall Jakarta, Kuningan. Lebih dari 100 konten kreator Roposo akan berpartisipasi di acara tersebut.
Foto: Dok Republika
Tiga konten kreator lokal hadir dalam acara peluncuran resmi Roposo - platform LIVE berbasis tren di Indonesia pada Senin (30/10). Untuk merayakan peluncurannya, Roposo mengadakan festival Feel the Vibe selama sepekan, mulai dari 30 Oktober – 5 November 2023 di Lotte Mall Jakarta, Kuningan. Lebih dari 100 konten kreator Roposo akan berpartisipasi di acara tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Indonesia dinilai sebagai pasar besar untuk konsumsi konten digital, terutama karena generasi Z yang melek digital. Aplikasi Roposo, platform live berbasis tren, resmi hadir di Indonesia untuk melengkapi tren tersebut. 

Mansi Jain, Senior Vice President & GM Roposo, mengatakan konsumen digital menginginkan pengalaman live yang memungkinkan mereka tetap terhubung dengan hal yang paling tren dan menjadi bagian dari percakapan luas di sekitar mereka. Sebagai platform berbasis tren, Roposo melakukan hal tersebut dan memberi konsumen wadah di mana mereka benar-benar merasakan vibe di momen sekarang.

Baca Juga

"Teknologi dan fitur kami menjembatani jarak antara kreator dan penonton sehingga memungkinkan hubungan yang mendalam dan membuat pengalaman love terasa seperti kehidupan nyata,” kata Mansi dalam acara di Jakarta, Senin (30/10/2023).

Setelah dikenalkan awal tahun ini di Indonesia, platform asal India ini sempat dianggap mirip TikTok, namun ternyata lebih mengunggulkan fitur live video. Menurut Dalip Shahri, Direktur Pengembangan Pasar Glance di Indonesia, live video tidak kalah tinggi peminatnya dengan short (pendek) video.

“Pada 2022 kita eksperimen, tes live hasilnya trending topic, alhasil jadi kesimpulan ini seperti gunung es, belum kelihatan seberapa dalam karena enam bulan 50 ribu views, sekarang mencapai satu juta pengguna per hari,” kata menceritakan perjalanan Roposo di Indonesia.

Dalip mengatakan di Asia, konsumen digital Indonesia juga termasuk yang bisa menciptakan trending, seperti halnya jika trending secara lokal, maka juga dapat menjadi trending dunia. Roposo optimistis dengan persaingan berbagai platform yang ada d Indonesia. “Ada dua juta jam per bulan jadi sudah pasti kita optmis, awalnya target mendapat satu juta pengguna di Desember, tapi sekarang kita sudah dapatkan,” lanjut dia.

Roposo dikembangkan di India sebelum pandemi Covid-19 pada 2020. Di Indonesia, sudah ada 200 konten kreator yang bergabung dengan Roposo.

Sederhananya, platform ini memudahkan pengguna melihat live video. Bagi pengguna Glance, fitur live video di Roposo bisa terlihat langsung pada layar kunci (lock screen).

Tetapi bagi yang bukan pengguna Glance, bisa menggunakan Roposo sebagai aplikasi yang bisa diunduh di sistem operasi Android maupun iOS. Glance merupakan lock screen pintar bertenaga kecerdasan buatan (AI) yang memberikan pengalaman lock screen ponsel Android.

Dia menambahkan bahwa Roposo juga membawa tren lokal, bukan dari negara asalnya, seperti media sosial lain. Baik itu kategori kuliner, olahraga, fashion, platform mengutamakan berdasarkan tren lokal.

Pengalaman live Roposo berbasis kreator, interaktif, dan mengajak konsumen kepada momen budaya pop dan sosial yang paling ngetren di bidang hiburan, fashion, gaya hidup, makanan dan memasak, kebugaran, olahraga, keuangan dan banyak lagi. Roposo tidak menutup kemungkinan membuat live shopping, tetapi tentu mengikuti regulasi pemerintah.

Lebih dari 200 kreator telah bergabung dengan platform Roposo dan saat ini fokusnya adalah menargetkan 1.000 kreator di 3-4 kuartal mendatang. Secara keseluruhan Roposo memiliki lebih dari 80 juta pengguna aktif. Setelah Indonesia, platform ini berencana untuk memperluas jangkauan ke pasar lain, termasuk Amerika Serikat (AS), Brasil, Jepang dan lainnya di masa mendatang.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement