Senin 16 Oct 2023 00:23 WIB

Tiga Alasan Mengapa Layanan VPN Gratis tak Dapat Dipercaya

Sebagian besar VPN gratis memiliki batasan bandwidth.

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani / Red: Friska Yolandha
VPN. Sebagian besar VPN gratis memiliki batasan bandwidth.
Foto: Pixabay
VPN. Sebagian besar VPN gratis memiliki batasan bandwidth.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Virtual private network (VPN) membantu kita tetap aman dari penjahat dunia maya, pengintaian pemerintah, dan pelacakan penyedia layanan internet (ISP) dengan mengenkripsi data kita sehingga tidak ada yang bisa melihat apa yang kita lakukan saat daring. Lagi pula, VPN gratis mengklaim melakukan hal yang sama seperti layanan VPN berbayar terbaik tanpa membebankan biaya kepada Anda. 

Dilansir Slash Gear, Ahad (15/10/2023), jika Anda mencoba menghemat uang, sepertinya ini adalah situasi yang saling menguntungkan. Namun Anda mungkin perlu berpikir dua kali sebelum mendaftar ke salah satu layanan ini karena apa yang mereka tawarkan sering kali terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. 

Baca Juga

Pertama, paradoks privasi. Salah satu argumen terbesar yang menentang penggunaan layanan VPN gratis adalah bahwa mereka terkenal mengumpulkan dan menjual data pengguna. Layanan VPN gratis melacak setiap situs web yang Anda kunjungi, setiap unduhan, dan setiap interaksi daring, dan menggunakan semua informasi tersebut untuk membuat profil komprehensif tentang perilaku daring Anda.

Informasi yang mereka mengumpulkan sering kali sampai ke tangan pemasar dan pengiklan. Akibatnya, mereka yang mencari anonimitas daring melalui VPN gratis tanpa disadari menjadi sasaran praktik periklanan dan pemasaran yang invasif. 

Kemudian keamanan adalah fondasi dari layanan VPN yang bereputasi baik, namun banyak VPN gratis yang gagal. Mereka sering kali mengambil jalan pintas dan memiliki kontrol dan protokol keamanan yang lemah, sehingga menggagalkan tujuan penggunaan VPN dan membuat pengguna rentan terhadap ancaman dunia maya, termasuk peretasan dan pencurian data. 

Kedua, kemacetan bandwidth. Sebagian besar VPN gratis memiliki batasan bandwidth, sehingga mereka membatasi kecepatannya setelah pengguna mengonsumsi sejumlah data tertentu. Meskipun Anda mungkin bisa mengakses katalog Netflix Amerika Serikat (AS) saat berpergian ke luar negeri dengan VPN gratis, kemungkinan besar Anda akan mengalami waktu pemuatan dan buffering yang lambat, sehingga menyebabkan pengalaman streaming yang lambat dan membuat frustrasi. 

Saat menggunakan VPN gratis, Anda juga harus berurusan dengan kuota data terbatas, yang mengacu pada jumlah maksimum data yang dapat Anda konsumsi dalam jangka waktu tertentu. Misalnya, layanan VPN gratis mungkin menawarkan 500 MB data per hari kepada pengguna; setelah mencapai batas, Anda tidak akan dapat menggunakan layanan hingga siklus berikutnya dimulai, atau Anda harus membeli data tambahan untuk terus menggunakannya, sehingga menggagalkan tujuan penggunaan layanan gratis.

VPN gratis juga sering kali memiliki jumlah lokasi yang....

 

 

 

 

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement