Rabu 04 Oct 2023 19:39 WIB

Apple Tuding 3 Aplikasi Populer Ini Jadi Penyebab IPhone Mudah Panas

Pengguna iPhone mengeluhkan suhu ponsel bisa mencapai hampir 38 derajat Celsius.

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Natalia Endah Hapsari
Konsumen mengeluhkan iPhone terbaru mudah sekali panas. Bahkan, suhunya bisa mencapai hampir 38 derajat Celsius/ilustrasi.
Foto: EPA-EFE/MARK R. CRISTINO
Konsumen mengeluhkan iPhone terbaru mudah sekali panas. Bahkan, suhunya bisa mencapai hampir 38 derajat Celsius/ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Akhir-akhir ini para pengguna iPhone 15 dan iPhone 15 Pro mengeluhkan ponsel pintar mudah sekali panas. Mereka mengatakan ponsel terbaru Apple itu mudah panas secara tidak normal saat mengisi daya atau saat digunakan pada beberapa aplikasi.

Pengguna iPhone seri itu mengatakan secara daring bahwa mengisi daya atau bermain gim dalam jangka waktu lama telah menaikkan suhu ponsel hingga lebih dari 100 derajat Fahrenheit atau hampir 38 derajat Celsius. “Tiga aplikasi populer yang dapat menyebabkan iPhone 15 baru menjadi terlalu panas adalah Instagram, Uber, dan gim balap Asphalt 9,” kata Apple dilansir dari Express, Rabu (4/10/2023).

Baca Juga

Instagram juga merilis pembaruan ke versi 303.1 pada 27 September 2023 untuk mengatasi masalah tersebut. IPhone 15 Pro dan iPhone 15 Pro Max adalah iPhone pertama yang dibuat dari titanium setelah Apple membuang baja tahan karat yang telah digunakannya selama beberapa tahun, dan beberapa orang berpendapat bahwa hal ini mungkin menjadi alasannya.

Namun, panas berlebih ini dilaporkan juga terjadi pada iPhone 15 berbahan aluminium dan iPhone 15 Plus. Apple mengatakan bahwa masalah panas berlebih ini tidak terkait dengan peralihan ke titanium pada iPhone Pro atau peralihan ke USB-C untuk port pengisian daya.

Panas berlebih ini juga tidak terjadi pada semua pengguna, tapi Apple telah mempertimbangkan laporan tersebut sehingga membuat mereka angkat bicara. Apple telah mengidentifikasi beberapa kondisi yang dapat menyebabkan iPhone menjadi lebih panas dari biasanya.

“Perangkat mungkin terasa lebih hangat selama beberapa hari pertama setelah pengaturan atau pemulihan perangkat, karena meningkatnya aktivitas di latar belakang,” kata Apple.

Hal tersebut normal pada sebagian besar ponsel cerdas dan cenderung terjadi jika pengguna mengkloning iPhone baru dari iPhone lama karena semua aplikasi dan data dipasang dengan cepat. Namun, Apple juga berpendapat ada sesuatu yang perlu diperbaiki pada perangkat lunak iPhone.

“Kami juga menemukan bug di iOS 17 yang berdampak pada beberapa pengguna dan akan diatasi dalam pembaruan perangkat lunak. Masalah lainnya melibatkan beberapa pembaruan terkini pada aplikasi pihak ketiga yang menyebabkan aplikasi tersebut membebani sistem secara berlebihan. Kami sedang bekerja sama dengan para pengembang aplikasi ini untuk melakukan perbaikan yang sedang dalam proses peluncuran,” kata mereka lagi.

Apple juga mengonfirmasi bahwa mereka tidak akan mengurangi kinerja iPhone baru dalam pembaruan iOS 17.1 yang sudah direncanakan. Mereka tidak mau langsung mengambil sikap hanya karena beberapa laporan secara daring.

Jika memiliki salah satu model iPhone 15 baru, pastikan memperbarui aplikasi dan versi iOS secara berkala untuk memastikan semuanya berjalan semulus mungkin.

Untuk memperbarui aplikasi, buka aplikasi di App Store, ketuk Aplikasi di bagian bawah, lalu ketuk gambar profil di kanan atas, lalu Perbarui Semua. Untuk memeriksa pembaruan perangkat lunak pada iOS, buka aplikasi Pengaturan, ketuk Umum, lalu Pembaruan Perangkat Lunak.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement